nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tips Mengatasi Kecanduan Gadget pada Anak

Agregasi Solopos, Jurnalis · Jum'at 16 November 2018 12:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 16 196 1978651 tips-mengatasi-kecanduan-gadget-pada-anak-9A4RINGcux.jpg Ilustrasi anak main gadget (Foto: Reuters)

MENGHINDARKAN anak dari gadget pada zaman sekarang tentunya hal yang mustahil. Namun, sebagai orangtua wajib mengontrol dan membatasi penggunaannya.

Psikolog dan pendiri Tiga Generasi, Saskhya Aulia Prima, mengatakan orang tua tidak akan bisa melarang anak untuk tidak bermain gadget. Yang bisa dilakukan adalah perlahan-lahan mengurangi kecanduan anak dengan mengajaknya bermain.

"Kalau kita anak sudah adiksi, kita enggak bisa menghilangkan adiksi itu. Misalnya dia main 3 jam, lama-lama dikurangin. Kita harus kurangin pelan-pelan. Kadang-kadang yang anak gadget itu, karena orang tuanya yang enggak ngajak main anaknya, nyanyi bareng atau ngobrol bareng," ujar Saskhya ditemui dalam acara ELC Holiday Collection di Jakarta, Rabu 15 November 2018.

Orangtua diharapkan bisa menjadi contoh bagi anaknya. Kalau orangtua sering memegang gadget di depan sang anak, pasti akan ditiru olehnya.

"Sebagai orangtua harus jadi role model. Kalau kita bilang anak enggak boleh main gadget, ya jangan di depan anak kita main gadget. Anak jadi lihat, lah orangtuanya main gadget, jadi dia ikut," jelas Saskhiya.

Baca Juga: Tiru Yuk 5 Gaya Paula Verhoeven, Calon Istri Baim Wong yang Lagi Dipingit

Selain itu, baiknya orangtua juga membuat peraturan yang ditaati bersama. Misalnya, pada ruang tertentu dilarang untuk bermain gadget.

anak main gadget

"Misalnya di ruang makan, di ruang tidur, dan ruangan belajar free gadget. Di luar itu mungkin boleh ada. Makin lama, pelan-pelan menguranginya," katanya.

Baca Juga: 5 Villa Cantik di Danau Como, Tempat Pernikahan Favorit Artis Dunia

Menurut Saskhya, gadget dibutuhkan untuk mencari pengetahuan. Sedangkan untuk melatih kemampuan motorik, lebih baik menggunakan permainan.

"Kalau gadget itu lebih ke pengetahuan, kalau motorik itu tidak masuk. Semua tergantung umur," terang Saskhya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini