nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Filler Bibir Bentuk 'Love' Lagi Hits, Perhatikan Hal Ini Jika Ingin Melakukannya

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Jum'at 16 November 2018 22:24 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 16 611 1978988 filler-bibir-bentuk-love-lagi-hits-perhatikan-hal-ini-jika-ingin-melakukannya-9YYc5mefWQ.jpg Ilustrasi bibir (Foto: Hellogiggles)

TREATMENT kecantikan selalu berkembang setiap tahunnya. Keindahan pada bagian wajah pun menjadi perhatian para perempuan saat ini demi penampilan yang memberikan rasa percaya diri tinggi.

Saat ini, treatment filler bibir menjadi pilihan bagi banyak perempuan. Alasannya, treatment ini bisa membuat bibir lebih penuh dan tebal, di mana kedua hal tersebut dianggap sebagai tolok ukur keseksian suatu bibir.

Menurut dokter kecantikan, dr. Juni Tjahjati, bibir seksi dan ideal bagi para perempuan adalah yang bibir bawahnya lebih tebal dari bibir bagian atas. Bentuk bibir juga dianggap sempurna apabila bibir bagian bawah 47 persen lebih besar atau tebal dibanding bibir atas.

 (Baca Juga:Tiru Yuk 5 Gaya Paula Verhoeven, Calon Istri Baim Wong yang Lagi Dipingit)

"Bibir ada macam-macam bentuknya dan dianggap menggambarkan karakter. Biasanya untuk bibir yang penuh kesannya mandiri, berani, atrakif, sensual, dan kreatif," terang dr. Juni yang juga owner JT Clinic di Jalan Otista, Jakarta Timur, Jumat (16/11/2018).

Dengan penggambaran karakter tersebut, banyak perempuan yang melakukan filler agar lebih disukai oleh lawan bicara maupun orang di sekitarnya. Bentuk filler bibir yang banyak diminati saat ini adalah bentuk 'love', di mana pada bagian tengah bibir atas terlihat lebih berisi dan menggantung yang memberikan kesan bentuk hati.

 

Dokter Juni menjelaskan, filler bibir juga bertujuan untuk merapikan bentuk bibir tidak simetris yang disebabkan oleh beberapa hal seperti gigi yang tanggal di salah satu sisi.

 (Baca Juga:Berkunjung ke Kantor Suami, Maia Estianty Tetap Elegan dengan Busana Serba Putih)

"Bisa juga untuk yang sudah tua, ada keriput di sekitar bibir bisa disamarkan dengan filler bibir. Dan juga bikin bibir terlihat lebih remaja dan berkarakter," jelas dr. Juni.

Sebelum datang ke klinik kecantikan untuk melakukan filler, Anda harus mempertimbangkan beberapa hal dulu. Termasuk mengetahui ada iritasi di bibir atau tidak. Pastikan juga tidak ada jerawat di dekat bibir karena berisiko kuman masuk ke dalam bibir. Jangan pula melakukan filler saat ada gejala herpes di dekat bibir karena dapat merusak bibir Anda.

"Suntik di bibir beda dengan suntik di bagian tubuh lain. Kalau di bibir lubang bekas suntikan baru tertutup rapat setelah enam jam. Jadi ada kemungkinan kuman masuk jika ada jerawat atau infeksi kulit di sekitarnya," ucap dr. Juni.

Setelah melakukan filler, Anda juga harus memperhatikan beberapa hal agar hasilnya sempurna. Menjaga kebersihan bibir setelah makan, rajin menggosok gigi, menghapus lipstik, dan menjaga kelembapan bibir adalah penting.

"Hasil filler bibir akan lebih baik untuk yang tidak merokok. Karena rokok kan tidak steril, waktu mengisap bisa jadi kuman masuk, jadi repot," ujarnya.

 

Ia juga mengatakan bahwa pada umumnya filler bibir bisa bertahan hingga sembilan bulan. Namun pada perokok, filler bibir hanya bertahan sekira enam bulan dan lebih mudah menipis.

Filler bibir sendiri menggunakan bahan hyaluronic acid. Namun untuk efek melembapkan bibir dan membuatnya lebih glossy, biasanya filler ditambah dengan amino acid yang aman untuk bibir. Filler dengan bahan ini juga sempat dicoba oleh Regina Andiane Saputri. Ia melakukan treatment filler bibir dengan bentuk 'love'.

"Aku suka karena pengerjaannya enggak memakan waktu yang lama tapi hasilnya pas. Aku ingin tampil lebih menarik dan seksi, makanya melakukan treatment ini. Terbukti bibir aku jadi lebih seksi dan sensual," tandasnya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini