nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bayi Lahir Prematur Bisa Tumbuh Optimal, seperti Ini Cara Merawatnya

Dewi Kania, Jurnalis · Sabtu 17 November 2018 16:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 17 481 1979182 bayi-lahir-prematur-bisa-tumbuh-optimal-seperti-ini-cara-merawatnya-tCmYGbhTMD.jpg Ilustrasi bayi prematur (Foto: Ist)

SIAPA bilang bayi prematur bakal mengalami gagal tumbuh saat ia menjadi dewasa. Orangtua pastinya harus terus memantau tumbuh kembang anak dengan mudah agar si kecil tidak menghadapi masalah kesehatan.

Bayi yang lahir prematur biasanya di usia kehamilan kurang dari 37 minggu. Dikatakan bahwa 1 dari 10 anak di dunia terlahir prematur.

Saat lahir kondisi bayinya bisa kecil sejak dalam kandungan atau pertumbuhannya sesuai dengan usia kehamilan. Setiap bayi dilahirkan jelas mengalami hal berbeda-beda.

 BACA JUGA:

5 Makanan Menyeramkan khas Asia, Salah Satunya Terbuat dari Tarantula

Spesialis Anak Konsultan Neonatologi dr Putri Maharani Tristanita mengatakan, bayi prematur memiliki potensinya untuk tumbuh kembang optimal, seperti bayi yang lahir tepat bulan. Orangtua harus melakukan pemantauan tumbuh kembangnya dengan cara tepat.

 

"Setiap orangtua harus memantau pertumbuhan anaknya, dengan melakukan skrining-skrining khusus secara berkala," dalam Live Facebook "World Premature Day" bersama Nutrisi Bangsa," Sabtu (17/11/2018).

Jika tidak dipantau, tambah dr Putri, si kecil bakal menghadapi masalah dalam tumbuh kembang. Biasanya kebutuhan nutrisi tinggi, metabolisme tinggi, imaturitas organ, feeding intolerance, rentan terhadap penyakit, cadangan nutrisi rendah.

Akibatnya, bayi-bayi yang terlahir prematur tersebut biasanya rentan mengidap penyakit. Seperti dislipidemia, penyakit jantung, diabetes mellitus dan hipertensi.

"Untuk pencegahan ada baiknya orangtua melakukan skrining. Antara lain USG kepala, pemeriksaan pendengaran, pencegahan anemia pada bayi prematur, juga osteopenia pada prematur," tambah dia.

Selain itu pemberian nutrisi yang tepat sesuai usia si kecil juga sangat penting. Jika bayi sudah makan MPASI, berikan sumber makanan yang mengandung tinggi protein. Hal ini penting diberikan demi mendukung perkembangan otak anak sampai tumbuh menjadi besar nanti.

"Makanan sumber protein sangat dibutuhkan oleh bayi yang pertama dapat MPASI. Karena itu saat si kecil mulai makan, ibunya bisa memberikan makanan sehat, seperti telur, ikan, daging ayam, seafood, tapi diselingi buah dan sayuran," simpulnya.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini