nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jadi Korban Bully, Wanita Asal Swiss Ini Permak Habis Tubuh dan Wajahnya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 17 November 2018 13:28 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 17 611 1979113 jadi-korban-bully-wanita-asal-swiss-ini-permak-habis-tubuh-dan-wajahnya-FdhfkYASlg.jpg Celine Centino sebelum operasi plastik (Foto: Thesun)

SETIAP wanita pasti menginginkan payudara berukuran besar. Hal ini tentu saja merupakan sesuatu yang manusiawi mengingat payudara adalah daya tarik utama dari seorang pria.

Tingginya keinginan wanita terhadap payudara yang besar, membuat para ahli kecantikan membuka praktik operasi untuk memperbesarnya.

Hal inilah yang dimanfaatkan oleh para wanita yang kurang percaya diri terhadap ukuran payudaranya tersebut. Salah satunya adalah seorang wanita bernama Celine Centino yang kini berusia 24 tahun. Awalnya ia mengaku minder dengan penampilannya saat sekolah.

Alhasil ia nekat untuk mengubah dirinya menjadi Pamela Anderson dengan melakukan operasa pada wajah dan bagian tubuh lainnya hingga menghabiskan biaya sebesar 38 ribu pounds.

 BACA JUGA:

Segera Antisipasi, Gangguan Kesehatan Ini Sering Melanda Traveler yang Sering Naik Pesawat

Wanita berkebangsaan Swiss ini mengaku selama remaja kerap dibuli oleh teman-temannya. Ia sering dipanggil jelek karena ukuran pantatnya yang terlalu gemuk.

Prilaku bullying dari temannya tersebut rupanya kian parah, hingga ia berusaha untuk menghindar untuk datang ke sekolah. Keresahannya yang konstan mendorongnya untuk menghemat uang sambil bekerja sebagai seorang penata rambut.

 

Ia mengumpulkan uang sedikit demi sedikit untuk melakukan operasi plastik. Kini, akhirnya Celine merasa bahagia terhadap kulitnya sendiri. Selama empat tahun yakni September 2013, ia melakukan tiga kali operasi payudara, permak hidung dan pipi, filler bibir dan dagu yang menghabiskan biaya 38.700 pounds.

Tiga kali operasi payudara tersebut berhasil meningkatkan ukuran bra dari 34A ke 34FF dan dia mengatakan sekarang merasa percaya diri dan bahagia. Dengan lebih dari 43.000 pengikut di Instagram, dia telah menerima komentar positif dari orang asing tentang penampilannya yang eksotis.

“Saya selalu merasa bahagia tetapi saya tidak merasa baik pada kulit saya. Begitu banyak orang menilai saya karena saya 'jelek', dan saya berubah menjadi orang yang sedih. Saya ingin bahagia lagi, jadi saya mengubah tampilan dan semua yang tidak di sukai dari diri sendiri,” tutur Celine, melansir dari The Sun, Sabtu (17/11/2018).

“Manusia hidup di masa ketika kita dapat mengubah sesuatu jika kita menyukainya, jadi saya mengambil kesempatan ini. Saya diganggu setiap hari, dan selalu berpikir tentang sesuatu yang baru. Entah saya terlihat seperti seorang pria karena saya memiliki 'payudara kecil’ atau pantat saya terlalu gemuk,” lanjutnya.

Sebelumnya, Celine mengaku bawah teman-teman mengatakan bahwa wajahnya terlihat seperti sampah, gayanya jelek, bahkan menilai bagian dari diri Celine terlihat buruk.

“Menurut saya, mereka semua jahat. Mereka akan mengatakan saya jelek, dorong saya dan abaikan saya. Saya tidak punya kesempatan untuk menunjukkan bahwa saya orang hebat, mereka hanya melihat 'Celine jelek'. “Setelah itu saya dipukuli dan yang bisa saya lakukan hanyalah melarikan diri,” lanjutnya.

 

Celine tidak pernah menceritakan hal ini kepada siapa pun karena merasa malu. Tapi semua orang di sekolah tahu bahwa dirinya tidak ingin kembali ke sekolah. Ia akan terus mengatakan sakit, atau kedinginan sebagai alasan untuk tidak masuk sekolah.

Celine selalu ingin memiliki payudara besar. Ia ukuran payudara alami yang dimilikinya adalah nol. Itulah hal utama yang mendasari dirinya untuk menjadi cantik dan memiliki kehidupan yang normal, tanpa diadili.

“Saya menabung banyak uang ketika saya masih muda. Saya tidak pernah berpesta di klub sampai saya berumur 18 tahun. Saya bekerja keras dan menghabiskan semua uang saya untuk operasi. Sekarang saya merasa sangat baik tentang diri saya sendiri dan akhirnya saya bahagia bahwa saya dapat menjalani kehidupan yang selalu saya inginkan,” tuturnya.

 

Ia melakukan pembedahan termasuk tiga kali pekerjaan payudara, pengisi di bibir, pipi, dagu dan rahang serta merombak hidung. Dia

 BACA JUGA:

Intip Liburan Artis Milenial, Semua Kompak Pilih Luar Negeri!

“Ketika saya mendapatkan pekerjaan payudara pertama saya, itu adalah perasaan yang luar biasa. Saya menginginkan lebih banyak karena saya ingin menjadi lebih cantik. Untungnya, saya tidak mengalami komplikasi. Sebagai seorang anak saya mencintai Pamela Anderson di Baywatch. Saya selalu ingin payudara besar seperti dia. Saya ingin menjadi orang yang kuat, jadi saya butuh tampilan yang kuat,” tutupnya.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini