Dengan Teknologi Ini, Kualitas Obat Tradisional di Indonesia Bakal Semakin Baik

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 19 November 2018 19:16 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 19 481 1979978 dengan-teknologi-ini-kualitas-obat-tradisional-di-indonesia-bakal-semakin-baik-E0c1YMo1Qq.jpg Obat Tradisional (Foto: Tgeguardian Nigeria)

TIDAK bisa dipungkiri masyarakat Indonesia banyak yang memercayai obat tradisioanl sebagai upaya penyembuhan. Alasan adalah tidak adanya efek samping yang berarti.

Tapi, pertanyaan pun muncul; apakah obat tradisional di Indonesia sudah aman? Bagaimana menjamin obat tradisional itu membawa dampak baik bagi kesehatan manusia?

Nah, untuk bisa menjamin hal tersebut, produsen obat tradisional mesti melakukan uji bahan baku obat tradisional di Pusat Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB). Standar ini pun sudah dipasang Badan Pengawasan Obat dan Makanan.

 BACA JUGA:

Efektif Bakar Lemak, 4 Olahraga Ini Cocok untuk Penderita Obesitas

"Keberadaan CPOTB yang berlokasi di kawasan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Serpong ini menjadi standar penjaminan mutu produk obat tradisional juga untuk melindungi masyarakat dari penggunaan obat tradisional yang tidak memenuhi persyaratan mutu," terang Kepala LIPI Laksana Tri Handoko saat ditemui Okezone, Senin (19/11/2018).

Handoko melanjutkan, pembangunan industri obat tradisional diarahkan untuk mampu menghasilkan produk obat tradisional yang berkualitas sehingga dapat bersaing dengan produk impor di dalam negeri dan bersaing di pasar global.

 

"Makanya, keberadaan CPOTB ini cukup penting terlebih untuk mendukung pengembangan industri obat tradisional. Fasilitas ini juga dibuat untuk bisa menerapkan berbagai standar yang dapat memenuhi regulasi dan standar keamanan proses dan produk obat tradisional," papar Handoko.

Kemudian, dijelaskan juga Kepala Pusat Penelitian Kimia LIPI Agus Haryono, keberadaan CPOTB dan pendukungnya ini diharapkan secara langsung dapat mempercepat proses hilirisasi hasil penelitian di bidang farmasi, khususnya obat tradisional.

Jadi, dengan adanya CPOTB, produsen obat tradisional dapat menjamin bahan baku yang digunakan terstandar dengan baik dan ini tentunya berkaitan langsung dengan kemaslahatan kesehatan masyarakat.

"Adanya tempat pengujian mutu ini dimaksudkan juga untuk menghindari terjadinya kontaminasi silang dalam proses bahan baku, pencampurbauran bahan dan prosuk, dan diharapkan mampu dengan baik menyelesaikan masalah kesehatan manusia," ungkap Agus.

Bahkan, menurutnya, CPOTB ini juga diharapkan mampu melindungi produk jamu lokal dari gempuran produk luar negeri terutama yang ilegal yang semakin membahayakan masyarakat. Kemudian untuk menjaga nilai ekonomis produk.

 BACA JUGA:

Diam-Diam Meghan Markle Potong Rambut, seperti Ini Penampilan Barunya

"Bisa dikatakan, kini dengan adanya CPOTB, obat tradisional yang beredar di masyarakat dapat semakin berkualitas karena mesti melewati fase di sini dan itu berarti masyarakat Indonesia semakin mendapatkan obat tradisional yang layik dan berstandar mutu," tambahnya.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini