nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tradisi Peringatan Maulid Nabi di Berbagai Daerah, Mana Paling Unik?

Dewi Kania, Jurnalis · Selasa 20 November 2018 14:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 20 406 1980216 tradisi-peringatan-maulid-nabi-di-berbagai-daerah-mana-paling-unik-7ZjTXtVIDA.jpg Upacara Sekaten saat perayaan Maulid Nabi (Foto: Budaya Jawa)

MASYARAKAT Indonesia masih kental dengan budaya Islam yang masih dianut sampai sekarang. Seperti saat memperingati Maulid Nabi, banyak tradisi unik untuk memeriahkan hari besar ini.

Menariknya, cuma sekedar masyarakat di Pulau Jawa saja yang melakukan tradisi Maulidan. Di beberapa daerah lainnya, seperti Aceh, Padang, hingga Madura.

Semua bakal terkesan meriah dan lumayan sakral saat menjalankan tradisi ini. Semua masyarakat pun memadukan masing-masing perhelatan tersebut dengan sentuhan budaya suku setempat.

Apa saja ya tradisi yang cuma dihelat untuk memperingati Hari Kelahiran Nabi Muhammad, yang dilakukan umat Muslim di Indonesia. Simak ulasannya berikut ini, ditulis Selasa (20/11/2018).

Festival Endog-Endogan, Banyuwangi

Pemerintah Banyuwangi telah fokus menyelanggarakan Festival Endog-Endogan saat Maulid Nabi. Buktinya perhelatan itu berhasil mencuri perhatian wisatawan. Ribuan masyarakat Banyuwangi mengarak gunungan telur itik yang direbus lebih dulu. Maknanya pun sebenarnya ada, salah satunya telur dianggap sebagai simbol kelahiran seseorang. Meski baru booming sekarang, tradisi ini selalu dilakukan sejak tahun 1926.

tradisi

(Foto: @tul_har/Twitter)

Sekaten, Yogyakarta

Hampir semua masyarakat yang tinggal di Jawa Tengah melakukan tradisi Sekaten. Perwakilan Keraton Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Puger atau yang akrab disapa Gusti Puger mengatakan perayaan Sekaten masuk seiring dengan berdirinya kerajaan-kerajaan di Pulau Jawa. Karenanya, setiap daerah punya tradisi berbeda-beda, namun maknanya sama. Sekaten identik dengan berbagai ajaran kehidupan mulai dari kesehatan hingga perilaku sehari-hari.

Tak ayal kalau di beberapa daerah seperti Demak, Yogyakarta, Solo, sampai Cirebon melakukan tradisi Sekaten dengan cara berbeda-beda.

Sekaten

(Foto: Budaya Jawa)

Upacara Panjang Jimat, Cirebon

Di Keraton Cirebon dilakukan upacara panjang jimat untuk memperingati Maulid Nabi. Tradisi ini dilakukan sejak zaman Khalifah Sholahudin Al Ayubi 1993 Masehi. Acara tersebut dihelat di Keraton Kanoman, disaksikan oleh banyak orang. Banyak tradisi menarik, seperti mencuci benda-benda pusaka yang jadi koleksi keraton, sampai sajian makanan khas Maulid, seperti gunungan dan nasi tumpeng yang disajikan di masjid dekat keraton.

Upacara Panjang Jimat

(Foto: cirebonkota.go.id)

Tradisi mudik, Madura

Masyarakat Madura sangat menyambut Maulid Nabi dengan penuh suka cita. Mereka yang merantau bakal pulang kampung atau disebut toron. Biasanya mereka memilih toron saat Idul Adha. Idul Fitri atau Maulid Nabi. di kampung halaman banyak tradisi unik yang dilakukan, seperti lempar uang ke atas dan menyajikan makanan khas yang disantap bersama-sama.

Ilustrasi Mudik

(Foto: DOk.Okezone)

Tradisi Bunga Lado, Padang

Umat Muslim di Padang Pariaman juga menjalankan Tradisi Bunga Lado atau membuat pohon uang yang dipajang cantik. Adapun uang yang dipakai ialah pecahan Rp10 ribu dan Rp20 ribuan yang ditata rapi seperti pohon. Tradisi tersebut dilakukan sebagai bentuk rasa syukur masyarakat atas rezeki yang telah diberikan selama menjalani hidupnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini