Share

7 Fakta tentang Fujiko F Fujio

Renny Sundayani, Jurnalis · Rabu 21 November 2018 10:22 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 21 196 1980503 7-fakta-menarik-tentang-pencipta-doraemon-fujiko-f-fujio-JbA0NtiFr4.jpg

Fujiko F. Fujio merupakan orang di balik kepopuleran Doraemon dan teman-temannya. Ide membuat museum muncul dari sang istri demi membalas budi kepada anak-anak yang menjadi faktor utama keberhasilan suaminya. Fujiko F. Fujio telah lama tinggal di Tama-ku, Kawasaki. Dia terus mengembangkan manga hingga akhirnya mendapatkan berbagai penghargaan dari hasil karyanya. Namun sebagai penggemar Doraemon, berikut fakta-fakta menarik dari sang pembuatnya Fujiko F. Fujio.

1. Fujiko F. Fujio lewat Film Doraemon Mengajarkan Bahwa Tidak Ada yang Instan di Dunia

Pasti kamu tahu alat-alat ajaib yang dikeluarkan oleh Doraemon untuk menolong Nobita. Salah satunya adalah baling-baling bambu dan pintu ke mana saja yang dikeluarkan lewat kantung ajaib Doraemon. Nah, di dalam film dan komik diceritakan bahwa keluarnya alat-alat ajaib itu dikeluarkan jika hanya terdesak saja, bahkan dengan syarat-syarat tertentu.

Fujiko F. Fujio pun melalui cerita Doraemon mengajarkan kepada anak-anak dan penontonnya, bahwa tidak ada sesuatu yang instan di dunia ini. Meski ada alat, kita harus berusaha melakukannya tanpa bantuan dulu sampai di titik juang penghabisan. Alat hanyalah sebagai bantuan, bukan penunjang utama dalam melakukan sebuah hal.

2. Asal Usul Nama Fujiko F. Fujio Berasal dari Nama Pena

Fujiko Fujio merupakan nama pena untuk duet mangaka yakni Fujimoto Hiroshi dan Abiko Motoo, Kedua mangaka ini mulai berkolaborasi sejak tahun 1951. Fujimoto Hiroshi lahir di Takaoka pada 1 Desember 1933 dan Abiko Motoo lahir di Himi 10 Maret 1934. Mereka adalah dua mangaka yang terinspirasi oleh sosok Tezuka Osamu, terutama melalui seri Shin Takarajima karangan Tezuka Osamu. Ada dua manga yang dihasilkan dari kolaborasi ini, yakni Obake no Q-Taro (1964-1969, 1971-1974) dan Doraemon (1969). Fujiko Fujio akhirnya berpisah pada tahun 1987 karena perbedaan jalan antar keduanya. Dimana, Fujimoto Hiroshi lebih memilih mendalami genre kartun anak, sedangkan Abiko Motoo lebih tertarik pada genre komedi dewasa.

Fujimoto Hiroshi kemudian melanjutkan seri Doraemon dengan pen name Fujiko F. Fujio, sedangkan Abiko Motoo dikenal dengan nama Fujiko Fujio (A).

3. Terciptanya Doraemon karena Fujiko F. Fujio Terinspirasi dari Mangaka Legendaris Osamu Tezuka

Osamu Tezuka adalah mangaka legendaris Jepang yang lahir tahun 1928 dan banyak menginspirasi mangaka-mangaka tak terkecuali dengan Fujiko F. Fujio. Sejak sekolah dasar, karya-karya Osamu Tezuka sangat mempengaruhi gaya menggambar dari Fujiko F. Fujio, terutama seri manga Shin Takarajima. Berkat motivasi itulah yang selalu menjadi penyemangat Fujiko F. Fujio dalam menggarap manga-manganya, termasuk manga populer Doraemon.

4. Fujiko F. Fujio Menyukai Manga Sejak Kecil

Fujiko F. Fujio mulai senang gambar manga atau anime sejak usia dini. Fujiko F. Fujio berharap dengan adanya manga atau anime yang dibuatnya dapat menghadirkan kebahagiaan kepada anak-anak dan pembaca mengenai pentingnya untuk memiliki mimpi, harapan, persahabatan, keberanian dan hati yang lembut untuk mencintai sesama.

5. Fujiko F. Fujio Telah Terbitkan Lebih dari 50.000 Manga

Melalui lebih dari 50.000 manga yang telah dibuat Fujiko F. Fujio, telah menjadi bukti bahwa karyanya sangat disukai dan digemari oleh banyak kalangan di seluruh dunia. Pria dengan nama asli Hiroshi Fujimoto ini lahir pada 1 Desember 1933 di kota Takaoka, Jepang. Ia pindah ke Kawasaki City 55 tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 1961, saat usianya 28 tahun. Kerja keras Fujiko F. Fujio selama ini membuahkan hasil. Terbukti dengan meningkatnya berbagai macam aksesoris Doraemon yang laris manis dipasaran. Bukan hanya disukai oleh anak-anak, semua karya Fujiko F. Fujio juga digemari oleh orang dewasa. Mahakaryanya telah melekat di hati orang-orang di seluruh dunia.

6. Fujiko F. Fujio Meraih Berbagai Perhargaan

Berbagai penghargaan telah diraih oleh Fujiko F. Fujio, salah satunya adalah anugrah Kawasaki City Culture Award pada tahun 1981. Sedihnya, sosok berbakat Fujiko F. Fujio harus mengembuskan napas terakhirnya pada tahun 1996. Meskipun demikian, karya-karyanya akan tetap hidup hingga kini dan selamanya. Untuk melihat karya-karya Fujiko F. Fujio, Anda bisa mengunjungi Fujiko F. Fujio Museum, di Kawasaki City, Jepang. Pengunjung dapat melihat karya yang dibuat oleh Fujiko F. Fujio. Setelah kepergian Fujiko F. Fujio, kini Fujiko F. Fujio Museum diurus oleh Masako Fujimoto, istri Fujiko F. Fujio dan kerjasama antara Fujiko Pro Co., Ltd.

7. Kematian Fujiko F. Fujio Gegerkan Industri Hiburan Jepang

Pada tahun 1996, industri hiburan Jepang dikagetkan dengan kepergian Fujiko F. Fujio untuk selama-lamanya. Kepergian Fujiko F. Fujio pun membuat banyak penggemar setia Doraemon berduka. Namun dengan karyanya yang terus eksis, nama Fujiko F. Fujio tetap ada di hati fans setia Doraemon. [(c) Fujiko-Pro]

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini