nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tinggal Kembali Bersama Orangtua Bisa Membuat Orang Dewasa Muda Stres

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 21 November 2018 17:58 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 21 196 1980714 tinggal-kembali-bersama-orangtua-bisa-membuat-orang-dewasa-muda-stres-btVf1uk8g1.jpg Ilustrasi (Foto: Psycom)

SAAT beranjak dewasa, tak jarang seseorang memutuskan untuk hidup lebih mandiri dengan tidak tinggal lagi bersama orangtua. Entah itu karena alasan pendidikan, pekerjaan, atau karena memang sudah mampu membeli tempat tinggal sendiri. Akan tetapi, mungkin ada satu kondisi di mana dirinya harus kembali tinggal bersama orangtua.

Menurut sebuah penelitian terbaru, orang dewasa muda yang pindah kembali ke rumah setelah tinggal sendiri dapat terkena dampak negatif yang memengaruhi kesehatan mental. Peneliti Jennifer Caputo menemukan orang dewasa muda yang hidup mandiri biasanya kurang tertekan, lebih baik secara finansial, dan lebih mungkin mencapai tanda kedewasaan lain daripada orang dewasa muda yang tinggal bersama orangtua. Namun ketika harus menghadapi kenyataan tinggal bersama orangtua kembali, mereka akan merasakan kemunduran dalam hidupnya.

 (Baca Juga:Ternyata Minum Air saat Sedang Makan Diperbolehkan, Ini Penjelasannya!)

"Kami tahu banyak tentang alasan perasaan bumerang pada orang dewasa muda ketika harus kembali ke rumah orangtua mereka. Akan tetapi hampir tidak ada penelitian yang melihat pengaruh kondisi tersebut ke kesehatan mental," ujar Jennifer seperti yang dikutip Okezone dari Independent, Rabu (21/11/2018).

 

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bila kemandirian ekonomi dan sosial yang didapat saat hidup sendiri merupakan keunggulan dari transisi yang sukses menuju kedewasaan. Orang dewasa muda juga sangat menghargai kemerdekaan yang dimiliki. Namun ketika mereka tidak lagi tinggal sendiri, semua yang pernah didapat dan kemudian hilang bisa menciptakan perasaan gagal.

 (Baca Juga:Terlalu Lama Mengetik Pakai Keyboard Komputer? Waspada Serangan Carpal Tunnel Syndrome)

"Temuan saya menunjukkan kembali ke rumah orangtua setelah periode kemerdekaan dapat membuat depresi. Memang norma-norma tentang mencapai kemandirian di masa dewasa muda tetap kuat. Tapi temuan ini konsisten menunjukkan adanya kekecewaan di area lain yang dapat membuat kehidupan anak muda menimbulkan konsekuensi kesehatan mental," jelas Jennifer.

Untuk memperluas temuannya, kini Jennifer tengah menyelidiki kesehatan mental orangtua yang memiliki anak-anak dewasa muda yang kembali ke rumah. Sebab kondisi itu juga dapat memengaruhi orangtua. Ada kemungkinan orangtua bisa merasa kecewa, stres, dan depresi. Sementara hasil penelitian sebelumnya akan segera diterbitkan dalam jurnal Society and Mental Health.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini