Kenapa Kita Merasa Gatal? Adakah Faedah dari Menggaruk?

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis · Rabu 21 November 2018 13:28 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 21 481 1980609 kenapa-kita-merasa-gatal-adakah-faedah-dari-menggaruk-p448QSWQq4.jpg Menggaruk karena gatal (Foto: Boldsky)

8. Menggaruk terasa nikmat karena melepaskan serotonin di otak

Serotonin adalah transmiter syaraf yang para ilmuwan pandang membangkitkan kebahagiaan. Semakin banyak serotonin mengalir di tubuh, Anda semakin lebih bahagia. Tidaklah mengherankan jika kadang-kadang sulit bagi kita untuk berhenti menggaruk.

9. Tempat terbaik untuk digaruk adalah pergelangan kaki...

...menurut sebuah kajian yang dimuat di British Journal of Dermatology pada tahun 2012.

Hasil penelitian menunjukkan rasa gatal paling dirasakan di pergelangan kaki, tetapi ini adalah juga tempat dimana kenikmatan menggaruk paling dirasakan dan paling lama terjadi. Jujur saja, apakah Anda baru saja menggaruk pergelangan kaki untuk memastikannya?

Kaki Gatal

10. Semakin Anda menggaruk, semakin gatal

Menggaruk kulit membebaskan histamin tambahan, mengirimkan semakin banyak isyarat gatal ke otak.

Jika Anda terlalu banyak melakukannya, kulit akan pecah, berisiko mengalami infeksi dan menyebabkan kudis.

Waspadai siklus gatal-garuk!

Menggaruk kulit membebaskan histamin tambahan, mengirimkan semakin banyak isyarat gatal ke otak.

Jika Anda terlalu banyak melakukannya, kulit akan pecah, berisiko mengalami infeksi dan menyebabkan kudis.

11. Siklus gatal-garuk adalah masalah yang dihadapi penyakit kulit seperti psoriasis dan eksim

Antihistamin sering kali diberikan untuk mencoba mengurangi pengaruh histamin dan mengatasi rasa gatal.

12. Rasa gatal kronis sama melelahkannya dengan rasa sakit kronis

Peneliti kedokteran menemukan orang yang menderita rasa gatal tanpa henti mengalami tingkat ketidaknyamanan dan depresi yang sama dengan pasien penyakit kronis.

Menurut kajian yang diterbitkan Archives of Dermatology, orang yang menderita karena rasa gatal selama berminggu-minggu atau bahkan tahunan mengalami masalah seserius penderita sakit kronis.

Bahkan, penulis penelitian mengatakan rasa gatal kronis adalah "sama dengan rasa sakit yang dialami kulit".

Dan bukan hanya itu - rasa gatal yang terus ada seharusnya tidak diacuhkan - rasa gatal kronis dikaitkan dengan berbagai penyakit seperti masalah kelenjar hati dan lymphoma.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini