7 Gejala Awal Demensia yang Harus Diwaspadai dan Cara Mencegahnya

Yosua Tobing, Jurnalis · Kamis 22 November 2018 08:30 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 21 481 1980667 7-gejala-awal-demensia-yang-harus-diwaspadai-dan-cara-mencegahnya-ZAFeuKs9ee.jpg Ilustrasi (Foto: Amazonaws)

APA Anda tahu gejala apa saja orang mengidap demensia? Banyak tanda-tanda awal orang dapat disebut demensia. Demensia adalah di mana kemampuan otak sesorang mengalami kelemahan untuk mengingat.

Demensia tidak hanya sulit mengingat, tapi dapat juga mengalami gangguan dalam berkomunikasi, fokus, dan berpikir. Meskipun gejala awal demensia bervariasi, penderita juga dapat mengalami gangguan sebagai berikut yang sudah Okezone rangkum dari Healthline:

1. Perubahaan Memori Jangka Pendek yang Halus

Masalah memori memang sudah menjadi gejala awal demensia. Perubahan seringkali cenderung melibatkan memori jangka pendek.

2. Sulit Menemukan Kata-Kata yang tepat

Demensia juga sulit untuk mengomunikasikan isi pikiran mereka. Seorang yang sudah mengidap dimensia mungkin akan mengalami kesulitna menjelaskan sesuatu atau menemukan kata-kata yang tepat untuk mengekspresikan dirinya sendiri. Melakukan percakapan dengan orang demensia memang akan memakan waktu banyak.

3. Perubahan Mood

Jika seorang penderita demensia akan susah mengenali mood pada dirinya sendiri. Tidak hanya mengubah suasana hati, seorang penderita demensia juga dapat berubah sikap kepribadiannya, salah satunya dari seorang yang pemalu menjadi percaya diri.

perubahan mood

4. Apatis

Apatis atau kelesuan biasanya gejala ini membuat penderitanya kehilangan minat dalam hobi atau kegiatan yang menyebabkan tidak ingin melakukan hal menyenangkan. Penderita bisa kehilangan minat untuk menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga atau mungkin tampak datar secara emosional.

5. Kebingungan

Seorang yang mengidap demensia bisa menjadi bingung. Kebingungan tersebut dapat timbul karena penderita tidak dapat lagi mengingat wajah, menemukan kata-kata yang tepat, dan berinteraksi dengan orang lain secara normal.

kebingungan

6. Kesulitan Mengikuti Alur Cerita

Sama halnya menentukan kata-kata yang tepat menjadi sulit. Penderita demensia terkadang melupakan arti kata-kata yang mereka dengar dan sulit mengikuti percakapan atau program TV.

7. Sering mengulang

Pengulangan sering terjadi pada penderita demensia karena kehilangan memori dan perubahan perilaku umum. Orang tersebut dapat mengulangi tugas sehari-hari, seperti mencukur, dan mereka dapat mengumpulkan barang-barang secara obsesif. Penderita demensia juga dapat mengulang percakapan dan pertanyaannya setelah diucap.

Cara mencegah demensia, Anda dapat mengambil langkah-langkah berikut:

1. Menjaga pikiran tetap aktif dengan teka-teki kata, bermain memori, dan membaca.

2. Sering berolahraga, setidaknya 150 menit latihan per minggu.

3. Menjaga pola hidup sehat, berhenti merokok dan makan yang mengandung kaya vitamin, seperti asam lemak omega-3, buah-buahan, sayuran, gandum utuh, meningkatkan asupan vitamin D, menurut Mayo Clinic, beberapa penelitian menyarankan bahwa orang dengan tingkat rendah vitamin D dalam darah mereka lebih mungkin mengembangkan penyakit Alzheimer dan bentuk lain dari demensia

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini