nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kehadiran Jasa Sewa Tas Branded Tak Gerus Peminat Bazaar Preloved

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 22 November 2018 08:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 22 194 1981017 kehadiran-jasa-sewa-tas-branded-tak-gerus-peminat-bazaar-preloved-xbjAHZkDHc.jpg Bazar Preloved (Foto: Kiki/Okezone)

TIDAK bisa dibohongi yang namanya kaum hawa itu pastilah memiliki keinginan untuk mempunyai item-item fesyen bermerek, alias branded.

Namun, terkadang keinginan tidak berbanding lurus dengan dana yang dimiliki. Sehingga sekarang, mulailah bermunculan alternatif cara untuk tetap bisa bergaya dengan barang misalnya tas branded dengan dana yang lebih terjangkau.

Baca juga: Ajukan Cerai, Intip Gaya Seksi Gisella Anastasia kala Mesra Bareng Gading Marten

Sebut saja mulai dari adanya gelaran bazaar preloved branded, hingga munculnya jasa-jasa penyewaan barang-barang fesyen wanita branded keluaran rumah mode atau hasil rancangan desainer dunia.

Namun dua solusi untuk kocek di atas, saling kontras satu sama lain. Dari satu sisi, para wanita sudah terbiasa sejak dulu untuk berburu barang branded di gelaran bazaar karena kemungkinan bisa mendapatkan tas bermerek dengan harga miring lebih besar. Namun di sisi lain, sekarang ditawarkan pula solusi praktis, yakni tinggal membayar jasa sewa tas branded.

Lalu sebetulnya, apakah dengan kehadiran jasa sewa tas branded lalu pasar alias pelanggan dari penikmat dan pencinta bazaar preloved branded menjadi tergerus? Menjawab pertanyaan ini, maka Okezone pun bertanya kepada Marisa Tumbuan selaku founder Irresistible Bazaar, bazaar preloved branded terbesar di Indonesia.

“Menggerus pasar, kalau saya bilang enggak juga. Seperti yang saya bilang, itu kembali lagi balik ke pilihan. Kalau kita membeli kan ya barang itu akan jadi milik kita sepenuhnya, lalu kan bisa kita jual lagi. Misalnya, kita beli pas di harga good deal sebut saja 25 juta, padahal di pasaran masih 27. Selama kita jaga dengan baik, bentuk barang tidak berubah kita bisa jual lagi dengan harga yang sama, bahkan ada beberapa model yang bisa dijual di atas harga yang pas kita beli. Inilah yang dimaksud dengan investasi,” ungkap Marisa, kala ditemui Okezone, kemarin di konferensi pers “Irresistible Bazaar 14” di Grand Indonesia, Jakarta Pusat.

Dalam kesempatan yang sama, Marisa juga menjelaskan bahwa nyatanya bazaar preloved branded ini masih mendapatkan animo tinggi dari masyarakat.

“Di setiap penyelenggaraannya dapat menarik pengunjung seribu sampai 5ribu pengunjung, selama lima hari bisa sekitar 23ribu pengunjung. Rata-rata kenaikan pengunjung dari setiap penyelenggaraan sekira 20persen. Untuk target pengunjung sendiri, di gelaran yang ke-14 di tanggal 21-25 November ini di sekitar 28 ribu. Naik 5ribu dari yang sebelumnya,” tandasnya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini