Share

Pertama Kali Gelar Peragaan Busana, Yanny Tan Ambil Tema Keindahan Alam yang Puitis

Tiara Putri, Okezone · Kamis 22 November 2018 09:40 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 22 194 1981041 pertama-kali-gelar-peragaan-busana-yanny-tan-ambil-tema-keindahan-alam-yang-puitis-4ksIx0r2o8.jpg Yenny Tan. (Foto: Okezone/Tiara)

SETELAH 10 tahun berkarya, desainer Yanny Tan memberanikan diri untuk menggelar peragaan busana perdananya. Busana yang disuguhkan tetaplah bermotif batik seperti ciri khasnya.

Ya, selama ini dirinya memang dikenal sebagai desainer yang menciptakan batik sendiri. Entah itu batik tulis, cap, maupun tye dye. Lantas, apa yang menjadi alasan Yanny Tan untuk berani menggelar peragaan busana pertama kalinya?

"Suatu karya 'kan seperti perjalanan hidup. Selama ini saya mengalami momen, pengalaman, yang jadi inspirasi secara natural keluar lewat karya. Jadi seperti kepompong kalau tiba saatnya akan keluar sayap dan sayap ini sebagai gambaran karya-karya saya sekarang," tuturnya saat ditemui Okezone di sela-sela peragaan busana.

Baca Juga: Ajukan Cerai, Intip Gaya Seksi Gisella Anastasia kala Mesra Bareng Gading Marten

Peragaan bertema Nature's Poetry Couture Collection 2019 itu memperlihatkan busana klasik kontemporer yang terlihat elegan, sophisticated, dan tetap modern. Yanny Tan mengaku bila ia menciptakan karya ini berdasarkan perkembangan zaman.

Meski begitu, dirinya tidak meninggalkan rules di mana tetap berada di garis klasik yaitu kebudayaan Jawa. Perkembangannya terlihat dari desain dan bahan.

Sesuai dengan temanya, desain busana yang ditampilkan bisa dikatakan menggambarkan keindahan alam dan sarat makna puitis. Yanny Tan bercerita tentang panorama alam yang dipenuhi dengan flora fauna seperti bunga-bunga dan burung-burung. Pemilihan warnanya juga sesuatu yang dekat dengan alam seperti cokelat, abu-abu, hijau pupus, merah pekat, biru, dan hitam.

Baca Juga: Andalkan Gaya Sportwear Look, Baby Margaretha Umbar Lekuk Tubuh Seksi

"Tema ini berdasarkan rangkaian imajinasi dan ekspresi tentang keindahan alam yang saya tuangkan ke dalam batik. Warna yang digunakan adalah yang memberi ketenangan seperti hijau, cokelat tanah, dan merah agak campur bata karena alam memberikan kita ketenangan," jelas dia.

"Siluet lebih mengutamakan pemakaian baju yang lebih nyaman, rileks, sehingga kita bisa bernapas lega seperti kebebasan alam, leluasa bergerak, dan kebebasan berkarya," jelas Yanny.

Kurang lebih ada 47 set gaun cocktail dan gaun malam yang ditampilkan dalam peragaan busana ini. Ada pula 4 setelan busana pria. Semuanya bermotifkan batik tulis yang tertuang di atas kain tenun sutra atau ATBM dan bersusulan dengan tie-dye. Bahan-bahan yang digunakan adalah masa kini seperti organdy sutra, embroidery, serta wool.

Pilihan jenis batik Yanny Tan pun beragam, tidak terbatas pada batik daerah tertentu. Ada batik dengan latar belakang gaya peranakan seperti Cina, Jepang, atau Turki. Ada pula batik dengan unsur ketimuran yang kompleks. Namun Yanny berusaha tidak menghilangkan pakem dan filosofi batik itu sendiri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini