nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini 7 Konsekuensi pada Tubuh Jika Anda Melewatkan Sarapan

Pisca Azalea, Jurnalis · Jum'at 23 November 2018 04:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 22 481 1981364 ini-7-konsekuensi-pada-tubuh-jika-anda-melewatkan-sarapan-IdfwSbc5pX.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

APAKAH Anda sarapan setiap hari? Apakah sarapannya sudah lengkap dan seimbang? Pasti pernah di antara kita yang tidak sempat sarapan karena terburu-buru. Padahal nutrisi yang didapat dari sarapan adalah kunci untuk mengisi ulang energi tubuh kita. Banyak orang tidak menyadari melewatkan sarapan ternyata memiliki konsekuensi.

Bahkan, beberapa masih berpikir bahwa melewatkan sarapan adalah cara untuk mengonsumsi lebih sedikit kalori dan dengan demikian dapat menurunkan berat badan lebih mudah. Tapi apakah Anda tahu apa yang terjadi pada tubuh Anda ketika Anda tidak sarapan? Dilansir dari Step To Health, Jumat   (23/11/2018) berikut adalah konsekuensi dari melewatkan sarapan.

1. Anda merasa tidak berenergi

Untuk kerja fisik dan mental yang optimal di siang hari, penting untuk "mengisi ulang" tubuh kita yakni dengan tidak melewatkan sarapan. Oleh karena itu, salah satu konsekuensi dari melewatkan sarapan adalah rasa lelah dan kantuk yang mungkin tidak hilang.

 (Baca Juga:Sering Pusing Setelah Makan? Mungkin 6 Hal Ini Jadi Penyebabnya)

Namun, berhati-hatilah! Mengganti rasa kantuk dengan kopi dan biskuit tidak akan berhasil. Karena untuk memberi tubuh Anda "bahan bakar", yakni dengan tidak melewatkan sarapan dan sarapan Anda pun harus terdiri dari kombinasi makanan yang tepat dan kaya akan nutrisi penting.

 

2. Tingkat gula darah Anda meningkat

Nutrisi yang Anda dapatkan dari sarapan sangat penting dalam mengontrol kadar gula darah. Jadi, ketika tidak dikonsumsi tepat waktu atau digantikan oleh alternatif yang tidak sehat, konsentrasi insulin Anda menurun dan akan menyebabkan banyak gula yang menumpuk di dalam tubuh Anda.

Masalah ini cukup mengkhawatirkan, terutama bagi orang-orang dengan faktor risiko diabetes. Jika masalah ini tidak diselesaikan sesegera mungkin, peningkatan glukosa juga dapat menyebabkan gejala dan kondisi lain.

 (Baca Juga:5 Strategi Hindari Flu dan Batuk di Musim Pancaroba)


3. Anda akan merasa cepat lapar

Salah satu konsekuensi dari tidak sarapan adalah perasaan cemas dan merasa cepat lapar. Meskipun pada awalnya, orang-orang yang berpikir dengan melewatkan sarapan adalah cara untuk mengonsumsi lebih sedikit kalori, itu sebenarnya malah membuat Anda makan lebih banyak daripada yang seharusnya karena rasa lapar yang tak pernah puas.

4. Membuat emosi tidak seimbang

Kurangnya nutrisi yang disebabkan oleh melewatkan sarapan dapat menyebabkan ketidakseimbangan emosi. Karena ketika kita sarapan dari kombinasi makanan yang tepat dan kaya akan nutrisi penting itu memastikan emosi kita terkontrol sedangkan, sarapan yang buruk memicu stres dan mudah tersinggung.

5. Sistem kekebalan tubuh Anda melemah

Nutrisi yang Anda dapatkan dari sarapan membantu memperkuat sistem kekebalan Anda. Untuk alasan ini, jangan melewatkan sarapan karena dapat melemahkan sistem kekebalan Anda sehingga membuat tubuh Anda lebih rentan terhadap infeksi atau virus.

 

 

6. Masalah pencernaan

Mengalami masalah pencernaan dan sembelit adalah konsekuensi lain karena melewatkan sarapan. Meskipun ada banyak faktor yang dapat memengaruhi, kurangnya nutrisi yang disebabkan karena tidak sarapan bisa menjadi pemicunya juga.

Sangat penting untuk memasukkan serat makanan, asam lemak, dan air dalam sarapan Anda. Kombinasi ini membantu mengatur fungsi usus dan membantu membuang kotoran. Selain itu, juga dapat mengatur pH bakteri baik Anda dan mengurangi risiko gastritis dan gangguan pencernaan lain.

7. Memiliki risiko lebih tinggi menderita penyakit

Menurut sebuah studi oleh Harvard TH Chan School of Public Health, pria yang tidak sarapan 27% kemungkinannya dapat menderita serangan jantung atau penyakit jantung berat. Ternyata, dengan melewatkan sarapan dapat menyebabkan perkembangan diabetes, kegemukan akibat timbulnya rasa cepat lapar, kolesterol tinggi, dan hipertensi. Semua faktor ini memiliki dampak langsung pada risiko penyakit jantung dan juga memengaruhi kesehatan otak Anda.

Sekarang setelah Anda mengetahui konsekuensi melewatkan sarapan, cobalah untuk tetap memenuhi energi tubuh kita dengan makan- makanan yang memiliki nilai gizi tinggi. Perlu diingat juga bahwa kandungan kalorinya harus sesuai dengan 25% dari kebutuhan harian tubuh Anda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini