Share

Hal-Hal yang Paling Dikhawatirkan Pria, Ternyata Anak dan Istri Bukan yang Pertama

Salma Nafisa, Okezone · Jum'at 23 November 2018 11:45 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 23 196 1981673 hal-hal-yang-paling-dikhawatirkan-pria-ternyata-anak-dan-istri-bukan-yang-pertama-XE4Wluec1I.jpg

BANYAK sekali orang yang tidak memperhatikan kesehatan mental dan fisiknya pada saat ini, terutama bagi kaum pria. Padahal kesehatan mental ini sama pentingnya dengan fisik kita, seperti istilah ‘sehat rohani, juga sehat jasmani’.

Di balik sosoknya yang tegar, ternyata banyak hal yang selalu menghantui pikiran lelaki, apa saja? Yuk simak ulasannya seperti dilansir Okezone dari Metro.

Badan amal CALM dan The Samaritans bekerjasama dengan sejumlah peneliti telah melakukan riset terhadap 2.000 pria yang berusia 18-88 tahun di Inggris. Hasilnya, hal-hal yang dikhawatirkan oleh pria sangat bervariasi mulai dari masalah ekonomi hingga kesepian.

Bekerja dan uang adalah dua faktor terbesar, dengan 17% pria mengkhawatirkan pekerjaan mereka dan 16% mengkhawatirkan tentang uang. Setelah uang dan bekerja, bidang yang paling memprihatinkan adalah kesehatan (12%) dan anak-anak mereka (11%).

Pria tidak hanya mengkhawatirkan dirinya sendiri, dengan 10% kehilangan waktu tidur karena faktor politik dan 8% stress karena tekanan terhadap lingkungannya. Pria juga khawatir, dengan kata-kata mereka sendiri.

"Saat ini aku baru putus dengan pacaku, lalu aku merasa harus pergi ke tempat gym untuk menambah berat badan agar terlihat menarik bagi wanita,” ujar Bucks, salah seorang responden.

"Kesulitan yang dirasakan olehku adalah saat aku mengkhayalkan tentang banyaknya wanita,” ujar Brighton, yang berprofesi sebagai desainer.

“Aku akan senang jika istriku lebih sering tinggal di rumah. Dia adalah seorang dokter yang terlalu stres memikirkan pekerjaannya yang sering dia bawa pulang. Aku terkadang bertanya-tanya apakah kesetaraan telah membuat perempuan lebih menderita. Aku ingin memiliki keluarga dan dia bekerja lebih sedikit, seperti yang dilakukan orang tua kami. Apakah itu sangat buruk?,” ujar Essex, responden lainnya.

“Aku merasa ingin menghilangkan perut buncit saya, memiliki wajah yang lebih bagus dan lebih simetris, mendapatkan beberapa gigi baru, memiliki rambut yang lebih bagus dan lengan yang lebih besar. Sebenarnya, tidak banyak yang aku sukai,” cetus Coventry (25).

"Aku mau memiliki rasa keinginan, atau peduli. terkadang terasa seperti dia yang mengabaikan pesaku. Aku hanya ingin dia membuka dan memberi tahu aku apa yang sebenarnya dia pikirkan atau rasakan,” aku Devon.

“Setiap kali aku merasa lemah, aku merasa seperti aku telah membebani teman-teman dengan masalahku. Tidak peduli seberapa rumit, sederhana, langka atau umum, aku merasa seperti aku harus bisa menyelesaikan masalahku sendiri. Mengandalkan teman atau keluarga membuatku merasa lemah.”

Responden lainnya Nottingham (39) menyatakan,”Aku takut dengan masa depanku karena aku tidak menghasilkan cukup uang untuk merencanakan pensiunan.”

"Ada seorang wanita yang aku cintai dan telah mencintaiku, tetapi dia sudah pergi sekarang. Aku sudah lama menyerah pada tujuanku. Tujuannya besok, dan besok, dan besok. Aku telah menyerah dan menghamparkan perasaan kehampaan hari ini,” ujar Yorkshire.

(Baca Juga: Kisah Pilu Gadis Cilik yang Meninggal Setelah Jadi Pengiring Pengantin)

Mengomentari isi dalam penelitiannya, Harry berkata: "Kami telah kewalahan oleh seberapa terbuka responden pria terhadap HARR-e tentang kehidupan, pekerjaan, cinta, kesehatan, dan uang. Temuan ini menunjukkan bahwa teknologi ini dapat menjadi kunci untuk membuka kunci krisis kesehatan mental pria dan berpotensi terobosan untuk digunakan dalam perawatan kesehatan dan organisasi amal di masa depan. "

"Sebagai brand kami berdedikasi untuk mendengarkan pria dan membantu mereka dalam menavigasi apa artinya menjadi seorang pria saat ini. Kami bekerja sama dengan badan amal pencegahan bunuh diri CALM dan menyadari bahwa pentingnya proyek seperti ini dalam membangun percakapan tentang kesehatan mental pria untuk mendorong tindakan selanjutnya,” ujar Harry.

Baca Juga: Ikut Acara Offline BuddyKu Fest, Cara Jadi Content Creator Handal Zaman Now!

Baca Juga: Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Solusi PowerEdge Gen 15 Server

Follow Berita Okezone di Google News

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini