Keseruan Chef Axhiang Mengolah Soft Cake di SIAL Interfood 2018

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 23 November 2018 22:01 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 23 298 1982077 keseruan-chef-axhiang-mengolah-soft-cake-di-sial-interfood-2018-qttDuzTu7c.jpeg Chef Axhiang dan soft cake buatannya (Foto: Dimas Andhika/Okezone)

PAMERAN kuliner internasional SIAL Interfood 2018 telah digelar sejak 21 hingga 24 November mendatang. Pameran berskala inernasional ini menampilkan beragam jenis produk makanan dan minuman, serta inovasi-inovasi terbaru di bidang kuliner yang sedang booming di pasaran.

Pada hari ke-3 pameran, Jumat (23/11/2018), Okezone berkesempatan menyaksikan demo memasak yang dipandu oleh langsung oleh Chef Axhiang, salah satu kontestan Master Chef Indonesia season 4. Sejumlah pengunjung terlihat memadati booth Antaka ketika Axhiang mulai menjelaskan secara rinci bahan-bahan yang akan ia gunakan untuk membuat olahan soft cake.

 (Baca Juga:Gantikan Rumput Laut Daun Mengkudu Bisa Lezatkan Masakan, Juga Ada Manfaat Sehatnya)

“Bahan-bahan yang aku gunakan sangat sederhana dan praktis. Untuk adonannya hanya perlu mencampurkan telur dan gula. Setelah itu baru dicampurkan dengan butter, tepung terigu, dan bubuk penyedap rasa,” tutur Axhiang sambil melemparkan senyum kepada pengunjung.

 

Di sela-sela proses memasak, wanita berusia 38 tahun itu juga sempat membeberkan sejumlah tips dan trik untuk membuat olahan cake yang lezat dan anti-gagal. Menurutnya, salah satu kesalahan umum yang sering dilakukan oleh sebagian orang saat membuat cake yaitu, tidak mencampurkan dengan baik.

 (Baca Juga:6 Es Krim Termahal di Dunia, Ada yang Seharga Rumah KPR Lho!)

Ada beberapa langkah yang harus diperhatikan agar adonan mengembang sempurna, sehingga rasanya akan lebih nikmat dan menggugah selera.

“Kalau mau buat cake itu, yang harus dicampurkan pertama kali telur dan gula. Kedua bahan ini gampang di-mix. Fungsi gula di sini adalah untuk mengangkat tekstur telurnya, jadi adonan nanti akan mengembang sempurna,” jelas Axhiang.

“Telur dan gula juga sifatnya gampang menyatu, tidak seperti butter yang sifatnya minyak. Kalau butter langsung dicampurkan dengan kedua bahan tersebut, adonan kue akan menjadi bantet,” timpalnya.

 

Lebih lanjut, Axhiang menjelaskan, proses pencampuran telur dan gula juga harus menggunakan mixer berkecepatan tinggi, tujuannya agar adonan cepat mengembang. Selain itu, perhatikan pula peralatan yang digunakan saat proses pengolahan berlangsung. Jangan menggunakan spatula yang terkena cipratan minyak atau butter, karena dapat menghambat proses pengembangan pada adonan.

Nah, setelah adonan tercampur merata, langkah selanjutnya adalah mencampurkan adonan tersebut dengan butter yang sudah dicairkan. Penambahan butter di sini dimaksudkan agar aroma kue menjadi lebih wangi dan gurih.

“Saat mencairkan butter juga jangan pakai api yang terlalu panas, nanti kandungan susunya terpisah, jadi enggak wangi lagi. Setelah mencair, butter harus ditiriskan terlebih dahulu. Setelah agak dingin, baru campurkan dengan adonan. Kemudian tambahkan tepung terigu. Aduk hingga rata,” paparnya.

Langkah terakhir adalah memanggang adonan kue. Chef Axhiang merekomendasikan untuk menggunakan oven dengan suhu antara 190-200 derajat celcius.

 

“Kalau bisa pakai oven yang panasnya datang dari atas dan bawah. Ini akan membantu proses pematangan menjadi lebih sempurna. Untuk cake berukuran kecil, waktu pemanggangan paling lama 15 menit,” tegasnya.

Momen yang ditunggu-tunggu pengunjung akhirnya datang juga. Setelah kue diangkat dari oven, Chef Axiang langsung menaburkan bubuk cokelat, keju manis, dan original untuk memperlezat cita rasanya. Okezone berkesempatan mencicipi salah satu olahan kue hasil kreasi chef berwajah oriental itu. Rasa manisnya benar-benar pas dengan tekstur lembut yang bikin lidah bergoyang.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini