nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sakit Kepala Setelah Makan? 6 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Hanizha Fatma, Jurnalis · Jum'at 23 November 2018 23:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 23 481 1982029 sakit-kepala-setelah-makan-6-hal-ini-bisa-jadi-penyebabnya-UHZCugwO7M.jpg 6 Hal penyebab sakit kepala setelah makan (Foto:Ist)

APAKAH Anda pernah merasakan makan malam yang enak dan 20 menit kemudian merasakan seperti dipukul? Hal ini sangat menyebalkan tetapi sakit kepala setelah makan benar adanya.

Berikut enam alasan mengapa Anda sakit kepala setelah makan, ditambah dengan cara yang direkomendasikan oleh para ahli untuk membantu mengatasinya.

1. Mengkonsumsi banyak gula

Tergila-gila pada kue atau permen bisa membuat kamu menjadi lesu, kembung, dan sakit kepala. Kenapa? Karena makanan manis menyebabkan gula darah kamu melonjak turun dengan cepat. Hal itu dapat menyebabkan hipoglikemia reaktif atau gula darah menjadi rendah setelah makan yang menyebabkan kamu pusing. Jika keadaan menjadi lebih buruk, kamu mungkin juga merasa lemas, berkeringat, atau bahkan sedikit tidak seimbang.

2. Mengkonsumsi banyak garam

Mengkonsumsi makanan super asin seperti makanan beku, saus pasta, dan keju olahan bisa membuat kepalamu terasa berdenyut. Orang yang memakan banyak sodium (sekitar 8.000mg/hari) memiliki lebih dari 33% kemungkinan sakit kepala dibanding dengan mereka yang hanya mengkonsumsi 4.000mg sodium per hari.American Heart Association merekomendasikan mengkonsumsi sodium tidak lebih dari 15.000mg per harinya.

3. Mengkonsumsi makanan penyebab migrain

Keju da anggur mewah memang menjadi bintang dipesta makan malam, tapi tahukah bahwa mereka mengandung asam amino yang dikenal dapat memicu migrain pada orang yang rentan. Makanan yang menggunakan pengawet seperti MSG juga dapat memicu migrain.

4. Gangguan pada rahang

Jika makanan yang renyah atau kenyal cenderung membuat kepalamu berdenyut, mungkin kamu mengalami gangguan myofascial atau rasa sakit pada otot saat menggerakan rahang.

Hal tersebut juga dapat menyebabkan kepala pegal. Untuk memulihkannya, minumlah obat pereda nyeri. Jika terus berlanjut, datanglah ke dokter gigimu.

5. Intoleransi makanan

Memiliki masalah dengan gulatin atau susu? Beberapa temuan menunjukan bahwa penyakit celiac mungkin bersangkutan dengan migrain. Meski sebagian besar ahli tidak sepenuhnya yakin bahwa gelatin dan susu dapat menyebabkan migrain. Tapi Laren Tan mengatakan ada laporan bahw ada seorang pasien yang membuktikannya. Jika ada makanan yang mengganggu kamu, jauhilah makanan tersebut.

6. Brain Freeze

Sebuah perasaan ingin menyeruput milkshake terlalu cepat atau mencoba memakan kerucut es krim sebelum meleleh dimana-mana merupakan brain freeze atau yang oleh pakar disebut sebagai ganglioneuralgia sphenopalatina. Hal itu terjadi ketika sesuatu yang dingin menyentuh langit-langit mulut kamu sehingga pembuluh darah diotak akan menyempit dan mengurangi aliran darah ke otak. Hasilnya adalah rasa sakit yang timbul disekitar dahi, tetapi jangan khawatir karna hal ini akan hilang dalam satu atau dua menit.

Bagaimana cara mengatasinya?

Mengkonsumi obat mungkin dapat mengurangi rasa sakitnya untuk sementara, jadi lebih baik hindari makanan yang tampaknya akan menyebabkan masalah bagimu. Coba lihat apakah sakit kepalanya hilang atau malah memburuk. Jika memburuk, datang berkonsultasilah dengan dokter untuk mendapatkan bantuan.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini