nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tips Mengendalikan Kekuatan Tubuh saat Berlari

Salma Nafisa, Jurnalis · Senin 26 November 2018 05:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 26 481 1982703 tips-mengendalikan-kekuatan-tubuh-saat-berlari-b4kgcPQqCd.jpg Ilustrasi (Foto: Huffingtonpost)

DEMI menjaga kesehatan tubuh maka kamu harus memakan makanan yang sehat seperti sayuran, buah-buahan, daging, dan masih banyak lagi. Selain memakan makanan yang sehat juga kita harus berolahraga. Pada saat ini sudah banyak sekali macam-macam olahraga seperti basket, bulu tangkis, sepak bola, renang, voli, dan masih banyak jenis-jenis olahraga lainnya. Namun banyak orang yang lebih menggemari olahraga lari, mengapa demikian?

Dengan berlari kita tidak perlu memakai peralatan olahraga lainnya seperti harus membawa bola dan sebagainya, dan berlari lebih mudah dilakukan dibandingkan olahraga lainnya. Pada tanggal 2 Desember 2018 akan diadakannya perlombaan lari sejauh 5Km, 10Km, dan 21,1Km di Serpong. Lantas bagaimanakah cara kita agar bisa berlari hingga garis finish tanpa cedera?

Raymond salah satu anggota komunitas lari di BSD mengatakan “Ketika kita akan berlari yang pasti harus bertahap, mau berlari langsung 10k atau 5k itu tidak bisa, kita harus tau potensi diri kita terlebih dahulu. Biasanya harus sering mengikuti latihan-latihan terlebihdahulu dari jalan, terus jogging baru mulai lari. Sayapun pelari pemula, akhirnya memang harus bertahap. Biasanya kalau mau latihan harus ada pelatih agar lebih bagus atau setidaknya ikut komunitas. Karena kalau di komunitas pasti nanti diajarkan seperti apa step-stepnya, larinya seperti apa, intinya pasti diajarkan semua.”

lari

Pada intinya untuk pelari pemula kamu harus berlatih terlebih dahulu seperti lari-lari kecil dan seringnya latihan agar fisik kamu kedepannya menjadi kuat, sehingga dapat berlari hingga garis finish. Kamu juga perlu memperhatikan batas kekuatan tubuh kita saat berlari, apakah kamu masih sanggup untuk melanjutkan atau tidak yang bisa mengetahuinya hanyalah diri kamu sendiri.

Raymond menjelaskan bahwa jika kita sudah merasa pusing, mata berkunang-kunang, dan napas sudah tersenggal-senggal lebih baik berhenti ketimbang kamu cedera atau pingsan. Tips agar kamu tetap kuat untuk berlari hingga garis finish adalah berlari kecil saat perlombaan, atur napas kita dengan teratur, jika lelah beristirahat, jangan terpacu jika ada orang yang berlari kita ikut berlari kencang karena akan memperburuk kondisi tubuh kita.

Olahraga apapun yang kamu lakukan, jangan lupa untuk melakukan pemanasan sebelum olahraga ya guys!

(hel)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini