nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenal Tokophobia, Ketakutan akan Kehamilan dan Melahirkan

Abdul Razak, Jurnalis · Senin 26 November 2018 07:43 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 26 481 1982748 mengenal-tokophobia-ketakutan-akan-kehamilan-dan-melahirkan-zNOHr5Mmju.jpg Trauma Melahirkan (Foto: Parent Resurce Network)

Menjadi ibu adalah anugerah yang luar biasa yang Anda dapatkan. Ketika proses kehamilan, dan pasca melahikran memberikan Anda suatu pengalaman, seperti larangan dalam makanan, pantangan, rasa syukur,dan pengalaman luar biasa lainnya. Oleh karna itu proses kehamilan sampai pasca melahirkan menjadi kenangan tak terlupakan bagi Anda.

Kehamilan merupakan suatu pencapaian terbesar bagi wanita, yang dapat mengubah hidup baik itu cara berpikir atau cara pandang. Walaupun kehamilan merupakan pencapaian terbesar wanita, beberapa wanita justru takut untuk hamil, karna rasa sakit yang dirasakan saat proses melahirkan nanti. Dilansir dari timesofindia, Senin (26/11/2018) wanita yang menunda kehamilannya karna takut akan rasa sakit disebut ‘tokokphobia’.

Baca juga: 10 Daftar Wanita Tercantik di Dunia 2018, Nomor 1 dari Asia Tenggara!

Tokophobia diklasifikasikan sebagai ketakukan patologis yang muncul ketika Anda melihat wanita lain melahirkan. Di zaman sekarang, melihat pengalaman pribadi orang lain di media sosial tentang suatu proses dapat menimbulkan sindrom menakutkan ini. Cerita-cerita orang di sekitar juga mampu menimbulkan rasa takut yang berlebih bagi Anda.

Alih-alih menjadi pengalaman yang menyenangkan, kehamilan dapat menjadi pengalaman trauma yang mengkhawatirkan dan momok menakutkan pada sebagian wanita. Meskipun masih jarang, telah dilaporkan hampir 7% wanita menderita tokophobia atau trauma yang berhubungan dengan melahirkan.

Secara sederhana, tokophobia dapat diklasifikasikan menjadi dua kategori primer, dan sekunder. Efek dari tokophobia bahkan sebanding dengan gejala Post Traumatic Stress Disorder (PTSD). Di sisi lain, tokophobia sekunder cenderung terjadi ketika wanita lain mengalami pengalaman melahirkan yang traumatis, seperti keguguran, rasa sakit, dan kematian pada ibu atau anak.

Bagaimana cara mengobatinya?

Perlu Anda ketahui bahwa sebagian besar wanita dapat mengatasi dirinya sendiri, kadang-kadang hanya dengan dukungan dari dokter atau keluarga yang meyakinkan adalah obat yang sempurna bagi pengidab Tokophobia. Selain itu bimbingan konseling dapat membantu Anda untuk menghilangkan rasa takut ini. Pendamping hidup Anda harus tau, dan peka tentang tanda-tanda,seperti kecemasan,dan depresi yang berlebih agar mendapatkan pertolongan yang cepat demi menanggulanginya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini