nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Inilah Dampaknya Jika Emosi Terus Menguasai Diri Kita

Noor Chotijah , Jurnalis · Rabu 28 November 2018 04:06 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 27 196 1983721 inilah-dampaknya-jika-emosi-terus-menguasai-diri-kita-KDbrvSRLWi.jpg Ilustrasi (Foto: Today)

SETIAP hari pasti ada saja konflik yang timbul pada diri kita, dalam masalah pribadi atau pun kerjaan. Jika semua keadaan tidak mereda, maka yang akan timbul pada diri Anda adalah kemarahan yang semakin memuncak. Kemarahan yang tak terkendali dapat berdampak negatif terhadap kualitas hidup pribadi dan sosial.

Meski Anda tipe orang jarang marah sekalipun bisa jadi suatu saat ada hal yang akan membuat rasa amarah memuncak. Jangan membiasakan diri Anda terus dikuasai oleh amarah yang berlebih, karena selain memberikan dampak buruk dalam diri sendiri, hal ini juga berpengaruh untuk orang sekitar.

 (Baca Juga:Pakai Baju dengan Belahan Dada Rendah, Bella Hadid Terciduk Lahap Makan Nasi Bungkus)

Melansir dari Dumb Little Man, Rabu (28/11/2018), cara-cara yang mengungkapkan kemarahan dapat bervariasi. Ada yang mengatakan perkataan kasar sehingga memperkeruh keadaan, berteriak, mengoceh, hingga melakukan kekerasan fisik, ada juga yang menggunakan kesabaran. Begitu masalah sudah selesai mungkin hati akan menyesal tentang beberapa aspek perilaku Anda.

 

Atau mungkin Anda merasa lebih baik saat melepaskan semuanya dengan cara yang terilihat kasar, tetapi orang-orang di sekitar Anda tidak semua menyukainya. Melampiaskan kemarahan adalah hal normal karena ada yang membuat kita kesal atau merasa frustrasi oleh orang yang kita cintai.

Dampak yang akan timbul

Saat berteriak pada pasangan atau anak Anda dapat mempengaruhi harga diri mereka dan mulai menciptakan perasaan tidak percaya hingga timbul kebencian.

Misalnya, jika anak-anak sedang melakukan sebuah kesalahan, mereka berpikir akan dimarahi dan dicaci. Karena itu, mereka cenderung mulai menyembunyikan sesuatu, menutupi masalah atau berbohong untuk menghindari reaksi yang menakutkan baginya.

Semua orang juga tidak ingin atau membiarkan anak-anaknya mendapatkan hal yang tidak pantas. Hanya saja ketika kemarahan yang membutakan fikiran telah mengambil alih, maka Anda lebih sering melakukan hal yang tidak diinginkan.

 (Baca Juga:Menstrual Cup, Cara Baru Atasi 'Bocor' karena Datang Bulan yang Ramah Lingkungan)

Setiap kali Anda sedang menyerang pasangan, itu bisa sangat menurunkan harga diri dan kepercayaan mereka. Membuat seseorang yang Anda cintai merasa tidak berharga lagi merupakan konsekuensi destruktif dari kemarahan yang tidak terkendali dan yang merusak hubungan sampai kapan pun.

 

Lakukan hal berikut untuk mengontrol masalah Anda

Mengendalikan amarah memang bukanlah tugas yang mudah untuk dilakukan. Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan tetapi semua ini kembali pada pengalaman kepribadian masing-masing.

Cara paling efektif untuk menangani masalah pengendalian amarah adalah mengatasi masalah-masalah itu terlebih dahulu. Saat emosi sedang memuncak sementara jauhi terlebih orang yang membuat Anda kesal supaya terjauhi dari hal yang tidak diinginkan.

Anda juga bisa merenungkan diri sejenak dan bertanya pada diri sendiri tentang apa dampak negatif yang akan terjadi? Apakah menjadi marah bisa memperbaiki hubungan? Apakah saya selalu berjuang dengan hal ini atau memulai dari titik yang dapat ditentukan?

Semua jawaban “tidak baik”, berurusan dengan kemarahan dan penyebabnya memang tidak mudah jika sendirian, atau mencari bantuan dari konselor professional.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini