nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Banyak Orang Tua Perokok Tidak Terkena Kanker Paru-Paru, Ini Penjelasan Dokter

Annisa Aprilia, Jurnalis · Rabu 28 November 2018 14:57 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 28 481 1984018 banyak-orang-tua-perokok-tidak-terkena-kanker-paru-paru-ini-penjelasan-dokter-MIuI7cfBnD.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

BAHAYA merokok tentunya sudah banyak diketahui oleh masyarakat. Penyakit-penyakit menyeramkan yang mengancam nyawa pun bahkan telah disebutkan dalam kemasan rokok, seperti kanker paru-paru salah satunya.

Walau kanker paru mematikan dan salah satu faktor risikonya adalah merokok, banyak masyarakat tetap menjalankan kebiasaan buruk itu hingga tua, karena tidak sedikit pula orang tua yang masih merokok tapi tidak terkena kanker paru.

"Dalam dunia kanker hanya satu yang tidak bisa dihubungkan langsung yaitu penyebab, beda dengan infeksi, kalau tuberkulosis disebabkan oleh bakteri itu penyebab. Tapi kalau kita bicara kanker namanya faktor risiko, jadi orang memiliki faktor risiko terkena, jadi bisa terkena atau tidak terkena," papar dr. Evlina Suzanna, SpPA (K), dalam acara Konferensi Pers Bulan Peduli Kanker Paru Dunia, Lung Cancer and Me: Beda Jenis, Beda Perjalanan, Gran Melia, Jakarta, Rabu (28/11/2018).

(Baca Juga:Bikin Jantungan, Customer Lari ke Luar Toko saat Jajal Sepatu, Videonya Viral)

Seseorang dapat terkena kanker atau tidak, menurut dokter Evlina, karena tiap orang memiliki sistem tubuh yang berbeda. Meskipun tampilan tubuh sama, tapi tiap orang punya genetik yang berbeda.

 

"Seperti Angelina Jolie yang punya kerentanan genetik terhadap kanker payudara. Semua jenis kanker memiliki kerentanan genetik masing-masing, sehingga ada istilah setiap orang berisiko terkena kanker sudah pasti, tapi tergantung gaya hidup," imbuhnya.

Lebih lanjut dokter Evlina menjelaskan, pada kanker hanya 5 persen saja yang diturunkan lewat genetik, selebihnya terjadi akibat perubahan gaya hidup.

"Jadi tergantung nanti gen dalam badan mana yang lemah terhadap risiko, sementara ini belum ada teknologi untuk mengetahui orang tua yang sudah merokok lama tapi tidak terkena kanker paru, gen mana yang menjaga dia sehingga tidak terkena kanker, jadi belum ada teknologi yang mengetahui sedetail itu," paparnya.

 (Baca Juga:10 Trik Agar Nyaman Pakai Sepatu Hak Tinggi, Coba Deh)

Semua orang memiliki risiko terkena kanker, terlebih jika gaya hidupnya tidak sehat. Terlepas dari itu, rokok tidak hanya meningkatkan risiko kanker paru saja, tapi bisa juga kanker payudara atau mulut rahim, tergantung kerentanan tubuh seseorang bagian mana.

"Karena gen di badan beda, sehingga menyebabkan beda jenis beda perjalanan, mutasi genetiknya juga beda, jadi ada yang terkena kanker dan tidak, jadi bukan penyebab seperti infeksi," tutur dokter Evlina.

Sementara ada sebagian orang tua yang sudah merokok sejak lama dan tidak terkena kanker paru, Brigjen TNI dr. Alex Ginting, S, Sp. P (K) menambahkan, sebagian besar pasien kanker paru yang sudah berada di stadium 3-4 rata-rata merokok. Dia mengungkap perokok aktif memiliki peluang 13,6 kali lipat terkena kanker paru, sedangkan perokok pasif empat kali berpeluang terkena kanker paru.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini