nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sembelit, Masalah Kesehatan Kerap Muncul saat Traveling

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 28 November 2018 16:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 28 481 1984060 sembelit-masalah-kesehatan-kerap-muncul-saat-traveling-fSgHquaH65.jpg Sembelit kerap ganggung saat traveling (Foto:Ist)

 

TIDAK disangkal, traveling sekarang tengah menjadi tren di kalangan masyarakat khususnya anak muda. Baik itu berkeliling di dalam negeri atau liburan ke luar negeri.

Terlepas dari pengalaman menyenangkan, yang namanya traveling juga tak luput dari yang namanya pengalaman tak menyenangkan yang biasanya terjadi secara tiba-tiba. Bukan hanya masalah soal dokumen perjalanan penting yang hilang, atau bagasi yang bisa tertinggal, namun juga soal kesehatan tubuh di mana tubuh bisa mendadak sakit.

Nah, tahukah Anda bahwa salah satu jenis penyakit yang sering dialami oleh orang ketika traveling ialah perihal masalah pencernaan. Berdasarkan data penelitian, disebutkan 4 dari 10 orang mengaku bepergian jauh dapat menyebabkan masalah sembelit, karena dapat memicu stres datang, rasa cemas, dan gangguan suasana hati sehingga menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan.

Ketika sedang melakukan perjalanan jauh alias traveling, seperti yang dijelaskan oleh Dr.Riana Nirmala, sembelit memang jadi salah satu masalah yang lazim dialami oleh orang-orang yang kerap traveling.

“Sembelit itu terjadi ketika saluran pencernaan tidak dapat berfungsi normal, dan apabila seseorang hanya BAB kurang dari tiga kali dalam seminggu,”. Biasanya disebabkan karena makanan dan stres, traveling bisa memicu orang mengalami perubahan pola diet dan BAB (buang air besar), rasa letih serta “jet lag” yang akhirnya menyebabkan perubahan gerakan usus dan juga menunda buang air besar karena misalnya, sulitnya akses toilet,” ungkap Dr. Riana saat ditemui Okezone, Rabu (28/11/2018) dalam acara “Dulcolax Atasi Sembelit Saat Traveling, Traveling Aman Perut Nyaman”, di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

 Tampil Awet Muda, Begini Gaya Andalan Muzdalifah dengan Aneka Dress

Masalah soal sembelit ini, tidak dipungkiri masih dinilai oleh sebagian orang sebagai “sakit ringan”. Sehingga sebagian orang merasa abai dan tidak perlu melakukan sesuatu sebagai penanganan. Padahal, seperti ditambahkan Dr.Riana, sembelit ini jika dibiarkan dapat menimbulkan efek yang bisa dibilang cukup fatal.

“Ada perubahan gerakan usus, sehingga akan menimbulkan rasa tidak tuntas saat BAB. Jika sembelit dibiarkan, dapat mengakibatkan pendarahan pada anus bahkan bisa menyebabkan luka pada anja dan sumbatan pada usus,” pungkasnya.

Lalu seperti apa cara yang dianjurkan untuk mengatasi sembelit ini? dokter Riana menganjurkan sebisa mungkin walaupun sedang traveling, usahakan untung mengonsumsi air mineral minimal 2 liter dalam sehari ditunjang dengan konsumso buah dan sayur dengan takaran serat minimal 18 gram. Kemudian hindari konsumsi kafein dan hindari kebiasaan menahan-nahan buang air besar.

 5 Potret Icha Gween, Suka Pamer Body Seksi di Medsos

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini