nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sering Tanpa Gejala Awal, Kanker Paru Jadi Kanker Pembunuh Nomor 1 di Indonesia

Abdul Razak, Jurnalis · Rabu 28 November 2018 18:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 28 481 1984128 sering-tanpa-gejala-awal-kanker-paru-jadi-kanker-pembunuh-nomor-1-di-indonesia-k8wS5J2kKk.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

KANKER adalah penyakit berbahaya yang dapat merenggut nyawa seseorang dengan cara perlahan. Walaupun perlahan, kanker dapat menyebar ke seluruh tubuh dengan cepat tanpa menimbulkan gejala pada tahap awal.

Berdasarkan data WHO World Cancer Report 2012, saat ini kanker paru menjadi kanker paling umum, dan paling sering ditemukan selama beberapa dekade. Biasanya masyarakat terdiagnosa terlambat karena ketidaktahuan tentang penyakit tersebut.

Hal ini lantaran gejala tahap awal kanker paru sama sekali tidak muncul. Tetapi, jika sudah berkembang sampai tahap tertentu, gejala itu bisa muncul. Gejala kanker paru misalnya batuk yang berkelanjutan, sesak napas, rasa nyeri pada dada, mudah lelah, dan sakit kepala.

"Kanker itu ada karena adanya ketidakseimbangan pada genetik di tubuh. Faktor lainnya juga bisa terjadi karena gas bebas, makanan, dan yang paling besar yaitu rokok,” ujar Brigjen TNI dr. Alex Ginting dalam acara Bulan Peduli Kanker Paru Dunia di Gran Melia Jakarta, Rabu (28/11/2018).

Berhenti Merokok

Saat ini faktor risiko yang paling riskan terkena kanker paru adalah kebiasaan merokok. Sekitar 85-95% itu bisa muncul hanya karena sebatang rokok yang Anda hisap, dan biasanya dialami oleh laki-laki di atas usia 50 tahun. Selain itu, anak laki-laki usia 20 tahun yang perokok aktif lebih berisiko untuk terkena penyakit kanker paru-paru. Harapan hidup untuk penyakit kanker paru di Indonesia pun cukup rendah.

”Harapan hidup penyakit kanker paru di Indonesia sangat rendah dibandingkan dengan kanker lain seperti, payudara,prostat, dan serviks," tutur Dr Evlina Suzanna,SpPA (K),

Di Indonesia, 14% dari total kematian karena kanker disebabkan oleh kanker paru. Oleh karena itu kanker paru menjadi penyakit yang fatal, dan sebagai kanker pembunuh nomor 1 di Indonesia. Di Jakarta, untuk laki-laki faktor risiko terkena kanker 6.5% sedangkan untuk perempuan 2.7%.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini