nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Kebiasaan Buruk yang Membuat Bangkrut

Abu Sahma Pane, Jurnalis · Kamis 29 November 2018 11:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 29 12 1984406 5-kebiasaan-buruk-yang-membuat-bangkrut-Jm4naCLtJl.png Ilusrtrasi. Foto: Istimewa

SECARA langsung atau tidak, kondisi keuangan menentukan kesejahteraan dan ketenangan hidup seseorang. Sayangnya, saat ini masih banyak orang yang kondisi keuangannya berantakan karena tidak tahu cara mengelola dengan baik dan benar. Semakin buruk pengelolaan, semakin besar kemungkinan kondisi keuangan tidak stabil.

Pengelolaan keuangan yang buruk seringkali terjadi tanpa disadari dari kebiasaan sehari-hari yang Anda lakukan seperti sikap boros ataupun impulsif saat belanja. Selain itu, ada beberapa kebiasaan lainnya yang dapat menyebabkan kondisi finansial Anda buruk seperti yang akan dibahas berikut ini:

1. Minim pengetahuan finansial

 

Pengetahuan finansial acap kali dianggap tidak begitu penting karena bisa dipelajari dari pengalaman. Padahal, kurikulum sekolah pun tidak memasukkan pelajaran mengelola finansial secara lebih spesifik.

Umumnya, pengelolaan finansial hanya dibiasakan untuk menyisihkan uang sisa sebagai tabungan. Sayangnya, banyak orang yang tidak menyadari pentingnya membagi tabungan ke dalam pos-pos terpisah seperti memiliki dana darurat dan melakukan investasi.

Padahal, para pakar keuangan sudah banyak yang membagikan formula perhitungan tabungan yakni antara 10 – 30% dari penghasilan per bulan. Tak hanya menabung, Anda juga perlu berinvestasi agar dananya berkembang. Apalagi, instrumen investasi saat ini sudah banyak dan semakin mudah dipelajari seperti reksa dana dan pasar modal.

2. Belanja yang tidak perlu

 

Sikap impulsif seperti belanja lebih banyak semata-mata karena keinginan, mengejar gengsi, lapar mata, atau tergoda teman-teman biasanya banyak dialami banyak orang. Hal tersebut biasanya terjadi karena dorongan emosional sehingga Anda membeli barang bukan karena kebutuhan dan fungsinya.

Tak sekadar menumpuk barang yang tidak penting, sikap impulsif dalam belanja ini juga membuat uang Anda mudah habis. Meski dilakukan dengan nominal yang sedikit, tetapi jika sering dilakukan akan tetap membuat tabungan Anda terkuras.

3. Kebiasaan meminjam uang di mana saja

 

Karena terbiasa dengan sikap impulsif dalam belanja, biasanya akan ada keinginan untuk terus membeli. Untuk memenuhi keinginan itu, banyak orang yang memutuskan untuk meminjam uang di mana saja dan kepada siapa pun ketika tidak lagi cukup.

Kebiasaan ini semakin berbahaya apabila sudah berani meminjam uang ke rentenir. Biasanya, hal ini berujung pada kebiasaan gali lubang, tutup lubang. Selain membebani kondisi keuangan sendiri, kebiasaan meminjam uang ini juga membuat nama baik rusak di mata orang terdekat. Bukan tidak mungkin, cap "tukang ngutang" akan dilabelkan pada diri.

4. Telat membayar cicilan

 

Seiring banyaknya kebutuhan, cicilan bulanan seperti KPR, kendaraan, gadget dan lainnya menjadi hal yang tidak terhindarkan setiap bulannya. Sebenarnya, cicilan ini tidak merugikan jika Anda bisa mengelolanya dengan baik. Sayangnya, ada saja orang yang memiliki kebiasaan buruk menunda bayar cicilan.

Kebiasaan tersebut jelas akan merugikan karena harus membayar denda tambahan karena keterlambatan. Tak hanya itu, histori kredit pun dinilai jelek dan menjadikan sulit mendapatkan pinjaman selanjutnya.

Sadar akan kebutuhan pembayaran cicilan dengan rutinitas masyarakat yang sibuk, Traveloka menghadirkan layanan baru pembayaran angsuran kredit. Dengan fitur tersebut Anda bisa membayar cicilan tepat waktu karena layanan ini bisa diakses kapan saja, di mana saja, dengan proses cepat. Tak hanya itu, dengan membayar cicilan melalui Traveloka, Anda juga bisa lebih berhemat karena adanya promo seperti diskon ataupun bebas biaya admin.

5. Mengandalkan kartu kredit

 

Meski banyak dihidari oleh beberapa orang, kartu kredit juga sangat disukai dan dibutuhkan fungsinya. Padahal, bukan salah kartu kredit jika Anda mengalami masalah keuangan. Kesalahan utama pemegang kartu kredit biasanya dikarenakan tidak bisa mengontrol diri dan mengandalkannya untuk memenuhi gaya hidup. Kesalahan lainnya adalah selalu menggunakan selama limit masih ada, tetapi saat tagihan masuk hanya membayar nilai minimumnya saja.

Padahal, kebiasaan tersebut dapat menumpuk bunga, tagihan, hutang, dan membuat kredit macet. Hal ini akan sangat parah jika Anda mempunyai lebih dari 2 kartu kredit. Karena kasus kurang bijaknya memakai kartu kredit, tak sedikit orang kaya akhirnya bangkrut dan berakhir menjadi buronan penagih hutang.

Itulah 5 kebiasaan buruk yang bisa membuat bangkrut. Dari 5 kebiasaan tersebut, manakah yang masih sering Anda lakukan? Karena Anda sudah menyadari bahayanya, maka mulailah untuk meninggalkan kebiasaan tersebut secara perlahan tapi pasti. Dengan tertib secara finansial, kondisi keuangan Anda pun bisa tetap aman kedepannya.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini