nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pendarahan di Area Tubuh Ini Bisa Menjadi Tanda Hipertensi

Alma Dwi, Jurnalis · Kamis 29 November 2018 15:38 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 29 481 1984569 pendarahan-di-area-tubuh-ini-bisa-menjadi-tanda-hipertensi-POHoJea42z.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

GEJALA tekanan darah tinggi jarang terlihat dan bisa salah untuk kondisi kesehatan yang serius. Gejala umumnya seperti sesak napas, sakit kepala, nyeri dada dan pusing. Jika tidak diobati, tekanan darah tinggi dapat menyebabkan masalah kesehatan serius, termasuk serangan jantung.

Gejala penting lainnya untuk mengetahui tekanan darah yang tinggi adalah berdarah pada tiga area tubuh berikut, seperti dilansir Express pada Kamis (29/11/2018):

1. Pendarahan di urin

Darah dalam urin bisa terjadi karena tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko penyakit ginjal, yang dapat menyebabkan sedikit darah. Tetapi juga harus dicatat bahwa darah dalam urin juga bisa menjadi tanda infeksi saluran kemih (URI), batu ginjal atau pembesaran prostat.

 (Baca Juga:Sakit Flu Tak Kunjung Sembuh Disertai Sesak, Waspada Terkena Pneumonia!)


2. Pendarahan di hidung

Menurut Dr. Sarah Brewer di situsnya Mylowerbloodpressure.com, pendarahan hidung terjadi ketika pembuluh darah mengalir melalui selaput hidung yang rusak. Dia juga menambahkan, sangat masuk akal bahwa memiliki tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah halus dan meningkatkan kemungkinan pendarahan hidung spontan.

Dr. Brewer mengutip sebuah penelitian yang membenarkan risiko pendarahan hidung adalah 53 sampai 86 persen lebih besar pada orang yang memiliki hipertensi, dibandingkan pada mereka yang tekanan darahnya digolongkan sebagai normal.

Ada banyak penelitian yang menemukan hubungan antara tekanan darah tinggi dan pendarahan hidung. Dr. Brewer mengatakan bahwa sangat penting untuk mengontrol tekanan darah dengan benar untuk mencegah pendarahan hidung yang persisten. Pendarahan hidung yang persisten (epistaksis) secara signifikan lebih sering pada orang yang hipertensi dibandingkan pada mereka yang tidak (26 persen dibandingkan 8 persen).

 (Baca Juga:Pesona Kecantikan Anisha Kalebic, Wanita yang Ditaksir Pangeran Brunei Darussalam)

“Mereka dengan pendarahan hidung yang persisten memiliki tekanan darah sistolik yang lebih tinggi secara signifikan (rata-rata 181.3mmHg) dibandingkan dengan orang yang datang dengan kondisi darurat lainnya (156.6 mmHg, yang juga meningkat sebagian karena stres dan kecemasan yang terlibat)," ungkapnya.

 

3. Pendarahan di mata

Pembuluh darah menyuplai darah ke mata, dan sama seperti pembuluh darah lainnya di tubuh, mereka juga bisa rusak oleh tekanan darah tinggi, jelas Mayo Clinic.

"Tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh yang memasok darah ke retina Anda, dan menyebabkan retinopathy," katanya.

Kondisi ini dapat menyebabkan pendarahan di mata, penglihatan kabur dan kehilangan penglihatan. Perubahan gaya hidup yang sederhana, terutama untuk diet, direkomendasikan untuk mengurangi tekanan darah tinggi.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini