nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sering Tak Disadari, Ini Perubahan yang Terjadi pada Miss V di Masa Kehamilan

Noor Chotijah , Jurnalis · Kamis 29 November 2018 22:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 29 481 1984668 sering-tak-disadari-ini-perubahan-yang-terjadi-pada-miss-v-di-masa-kehamilan-gUeg5fuTtE.jpg Ilustrasi ibu hamil (Foto: Popsugar)

SAAT kehamilan sedang berlangsung, biasanya wanita hanya mengetahui perubahan yang umum saja, seperti rambut berkilau, tonjolan bayi di perut, perubahan suasana hati hingga penambahan berat badan. Padahal, banyak perubahan yang terjadi di bagian lain dari tubuh Anda, salah satunya ada pada area vagina.

Hal yang sulit memang untuk melihat perubahan pada vagina, apalagi saat awal kehamilan berlangsung. Bahkan, tidak ada perubahan yang terlihat setidaknya selama trimester pertama. Namun, hal-hal mulai berubah ketika Anda mendekati trimester kedua dan ketiga. Perubahan hormon yang terjadi dalam tubuh Anda selama kehamilan menyebabkan perubahan pada area tubuh sensitif.

Nyatanya tampilan pada vagina saat hamil cukup berbeda seperti biasanya dan sekitar sepuluh persen pada wanita hamil dan seringkali muncul varises. Berikut ini beberapa perubahan pada vagina saat sedang hamil, dilansir dari Boldsky, Kamis, (29/11/2018).

BACA JUGA:

Pelaminan Pengantin Melayang Viral, Netizen: Jabat Tangannya Kayak Gimana?

Penampilan Varises


Vena Varises dapat terjadi pada area vagina selama kehamilan, hal ini terjadi karena peningkatan aliran darah vagina genital atau infeksi. Ditandai dengan vena yang membengkak, dan membesar, perubahan warna pun terlihat menjadi ungu kebiruan atau gelap.

Ketika dinding vena menghadapi tekanan luar biasa akan banyak darah mengalir melalui pembuluh darah tersebut. Varises ini akan hilang setelah melahirkan dalam waktu beberapa minggu saja. Maka dari itu dokter selalu menyarankan, baiknya gunakan pakaian dalam kehamilan khusus yang memiliki fitur kompresi untuk mengurangi ketidaknyamanan varises di daerah vagina.

Lalu hindari berdiri dan duduk terlalu lama, jangan lupa gunakan cara ideal adalah memiliki bantal yang nyaman untuk mendukung punggung, pinggul, dan kaki Anda saat tidur.

 

Aroma tak sedap

Aliran darah melimpah ke bagian-bagian yang terlibat dalam persalinan, seperti vagina, meningkat selama kehamilan, termasuk pada rahim. Ini menyebabkan perubahan bau di sekitar area genital Anda dan rasa vagina cenderung berubah lebih asin dan amis selama kehamilan.

Keputihan berlebih

Dinding vagina distimulasi yang menghasilkan cairan tampak seperti putih susu, hal ini sebenarnya bermanfaat karena membantu dalam pencegahan infeksi yang memengaruhi bagian vagina Anda. Warna cairan biasanya berwarna putih keabu-abuan atau putih kekuningan. Namun, jika kotoran berbau busuk atau terlihat tebal dan muncul warna kuning atau hijau gelap, maka itu menunjukkan infeksi dan akan membutuhkan antibiotik untuk menyembuhkannya.

 

Vagina terasa gatal

Peningkatan keputihan selama kehamilan dapat meninggalkan kulit di sekitar vulva yang meradang dan iritasi hingga menimbulkan gatal. Tanda infeksi yang semakin banyak bisa menjadi infeksi bakteri atau infeksi ragi.

 BACA JUGA:

Berapa Lama Harapan Hidup Penderita Diabetes?

Risiko infeksi saluran kemih

Kejadian umum lainnya selama kehamilan adalah infeksi saluran kemih, karena rahim berkembang dan tekanan meningkat terhadap kandung kemih. Dokter menyarankan untuk meringkuk sedikit saat buang air kecil untuk benar-benar mengeringkan kandung kemih. Anda juga harus sering buang air kecil sebaik mungkin jangan sampai ditahan.

(dno)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini