nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anak yang Terpapar Asap Rokok 4 Kali Berisiko Masuk Rawat Inap RS

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 29 November 2018 19:40 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 29 481 1984736 anak-yang-terpapar-asap-rokok-4-kali-berisiko-masuk-rawat-inap-rs-On9Lrs3A1n.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

MEROKOK adalah salah satu kebiasaan tidak sehat yang sudah seperti menjadi gaya hidup. Hampir sebagian besar orang menghisap rokok, tua, muda, pria maupun wanita sudah terbiasa dalam menghisap rokok.

Tak sedikit papan maupun iklan tentang bahaya merokok dipajang untuk mengingatkan para masyarakat. Namun, tetap saja mereka tidak jera dan semakin giat menghisap rokok. Alhasil kebiasaan ini akan menimbulkan penyakit berbahaya di kemudian hari.

Tentunya rokok tidak hanya merugikan diri sendiri, namun orang lain pun turut merasakannya. Mereka akan menjadi perokok pasif dan berisiko pula menghadapi berbagai macam penyakit berbahaya yang mematikan.

Menurut data yang diperoleh, anak yang terpapar rokok empat kali lebih tinggi memerlukan rawat inap karena masalah pernapasan. Selain itu, anak juga 2-3 kali lebih tinggi risikonya masuk ke ruang gawat darurat karena masalah pernapasan.

“Studi mengatakan anak yang lebih lama terpapar asap rokok, akan berisiko lebih besar untuk menjalani rawat inap di rumah sakit,” tutur dr. Nastiti, saat ditemui Okezone di gedung Ikatan Dokter Anak Indonesia, Kamis (29/11/2018).

berhenti merokok

Data ini pun dibenarkan oleh Dr. dr. Nastiti Kaswandani, SpA(K). Menurutnya banyak sekali penyakit berbahaya yang muncul dalam lingkungan keluarga perokok. Banyak orangtua yang juga mengabaikan bahaya rokok kepada keluarga.

Memang beberapa orangtua mengaku tidak merokok di depan anaknya. Meski demikian, ini tetap berbahaya bagi orang di sekelilingnya. Tahukah Anda dengan yang dimaksud third hand smoker? Secara harfiah ini adalah orang ketiga yang merasakan dampak ketika berada di lingkungan perokok.

Sebagaimana diketahui, merokok akan membuat benda-benda di sekeliling Anda menjadi tercemar. Tentu hal tersebut menimbulkan risiko penyakit bagi orang yang ada di dalamnya.

“Asap rokok bisa saja menempel pada pakaian, kulit, rambut, sofa dan juga jok kendaraan. Tentunya ini akan menimbulkan risiko penyakit bagi orang yang melakukan kontak. Residu tidak bisa hilang dengan hanya membuka jendela, vacuum maupun kipas angin. Tentunya anak yang tinggal dengan perokok, cenderung lebih banyak mengalami sakit,” tutup dr. Nastiti.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini