nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Benarkah Tidak Sarapan Bisa Turunkan Berat Badan?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 30 November 2018 01:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 29 481 1984803 benarkah-tidak-sarapan-bisa-turunkan-berat-badan-2Ch5SZFcpD.jpg Ilustrasi (Foto: Healthcare)

PERNAHKAH Anda merasa kegemukan karena berat badan yang terus meningkat setiap harinya? Tentunya kondisi ini hampir dirasakan oleh semua orang. Mereka akan mencari jalan keluar agar bisa menurunkan berat badannya dengan cepat.

Nah banyak sekali orang berasumsi bahwa berolahraga dan meninggalkan sarapan pagi bisa membuat berat badan menurun. Alhasil rasa lapar yang tak tertahankan mengacaukan perut Anda. Apalagi jika Anda harus beraktivitas yang memerlukan banyak energi.

Sebagian masyarakat memang kerap memulai harinya dengan sarapan berat yang penuh kalori. Alhasil banyak orang melewatkannya dan langsung masuk ke dalam menu makan siang. Bahkan beberapa dari mereka melewatkan makan siang dan hanya makan sekali sehari.

 (Baca Juga:Jangan Sampai Maraton Berujung Maut, Kenali Bahaya yang Mengintai)

Sebagaimana dilansir dari Times of India, Jumat (30/11/2018). Jika seseorang cenderung merasa lapar di siang hari daripada malam hari, protein yang baik dan sarapan kaya serat menjadi keharusan bagi Anda. Namun, jika cenderung merasa lebih lapar di malam hari, maka tidak ada sesuatu yang salah pada jadwal makan Anda.

 

Beberapa orang meyakini bahwa makanan pertama yang Anda konsumsi pada pagi hari sangat penting karena dapat memberi energi yang sangat dibutuhkan pada siang hari. Tapi perlu Anda ketahui, untuk membakar kalori dan meningkatkan laju metabolisme, hal yang terpenting adalah jumlah total makanan yang dikonsumsi sepanjang hari. Tidak peduli kapan dan hanya berfokus pada satu kali makan.

Jadi, jangan selalu berpikir bahwa sarapan meningkatkan metabolisme Anda dan itu sebenarnya tidak mengarah pada penambahan berat badan berikutnya. Selain itu beberapa orang mempercayai mitos bahwa melewatkan sarapan akan membuat Anda makan lebih banyak pada waktu makan siang.

 (Baca Juga:Mengenal Pneumonia, Penyakit yang Diam-Diam Mematikan)

Pada kenyataannya, tidak ada perbedaannya orang yang melewatkan sarapan, bahkan jika Anda cenderung makan lebih banyak, hal itu tidak akan benar-benar mengompensasi sarapan yang hilang. Alhasil Anda tidak akan mendapatkan kembali kalori.

Jadi kesimpulannya, melewatkan sarapan tidak benar-benar membuat Anda kehilangan berat badan Anda. Tidak sarapan bisa membantu Anda menurunkan berat badan, dengan syarat Anda mengikuti aturan puasa intermiten di mana metode 16/8 dipraktekkan.

Metode ini memungkinkan Anda untuk makan dari jam makan siang hingga makan malam dan berpuasa selama 16 jam. Melakukan hal ini benar-benar dapat mengurangi asupan kalori, meningkatkan kesehatan metabolik dan meningkatkan penurunan berat badan. Jadi, tidak masalah jika melewatkan sarapan, selama Anda memiliki makanan yang sehat dan lengkap sepanjang hari.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini