Share

Luncurkan Buku Busana Daerah Indonesia, Tri Tito Karnavian: Semoga Bisa Jadi Warisan Bangsa

Muhammad Sukardi, Okezone · Jum'at 30 November 2018 15:02 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 30 194 1985039 luncurkan-buku-busana-daerah-indonesia-tri-tito-karnavian-semoga-bisa-jadi-warisan-bangsa-EKkcTSrMrR.jpeg Anak-anak memakai busana daerah (Foto: Sukardi/Okezone)

MENJADI bagian dari keberadaban suatu bangsa adalah sesuatu yang bernilai tinggi. Salah satunya adalah merekam sejarah bangsa.

Hal ini yang kemudian dilakukan Tri Tito Karnavian, istri Kapolri Tito Karnavian. Perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari itu melakukan riset dan membuat buku berjudul "Kreasi Busana Daerah Indonesia Warisan Nusantara".

Anda mungkin sudah tahu bagaimana penampakan busana daerah setiap wilayah, tapi apakah Anda tahu makna dan filosofi di baliknya? Hal ini yang coba dijabarkan Tri Tito.

 (Baca Juga:Hari Ini, Para Finalis Miss World 2018 Jalani Sesi Fast Track Sport)


"Buku ini bisa dijadikan sebagai referensi dan ensiklopedia mengenai busana daerah. Jadi, tidak hanya mengenai kekayaan bangsa, tapi juga mengenalnya lebih dalam budaya tersebut," terangnya saat diwawancarai Okezone di Polda Metro Jaya, Jumat (30/1/2018).

Selanjutnya, Tri Tito juga menjelaskan bahwa penting bagi generasi muda untuk tahu setiap detail dari busana daerah ini. "Dari setiap busana bahkan aksesori yang dipakai, semuanya ada filosofi dan makna. Ini yang bisa diceritakan ke masyarakat," ungkapnya.

Bahkan, Tri Tito berharap buku ini bisa jadi warisan bangsa Indonesia. "Buku ini saya persembahkan untuk bangsa Indonesia, khususnya anak-anak. Dengan begitu, buku ini bisa jadi warisan yang bakal terus dijaga sampai kapan pun," tambahnya.

 (Baca Juga:Kerennya Berfoto dalam Air Bersama Ikan, Ada di Indonesia Kok!)

Sementara itu, Ketua Pengurus Pusat Yayasan Kemala Bhayangkari Coretta Putut Bayuseno menjelaskan bahwa alasannya membuat buku ini adalah untuk melestarikan buku konvensional di masyarakat.

"Kita sadar bahwa sekarang ini semuanya serba digital, tapi saya yakin orang-orang Indonesia masih suka buku yang ada fisiknya," ungkapnya.

Coretta juga menuturkan bahwa masyarakat Indonesia itu senang dengan melihat visual tapi juga masih suka membaca. "Makanya, kami juga banyakkan gambar di sini. Semoga bangsa Indonesia senang dengan buku ini," paparnya.

Baca Juga: Dua Kapal Ikan Asing Pelaku IUU Fishing Berhasil Diamankan BAKAMLA dan KKP RI

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini