nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Penjelasan tentang Filosofi Rendang, Apa Anda Sudah Tahu?

Blenda Azaria, Jurnalis · Jum'at 30 November 2018 11:20 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 30 298 1984931 ini-penjelasan-tentang-filosofi-rendang-apa-anda-sudah-tahu-mjg602NmFw.jpg Filosofi rendang yang wajib kamu ketahui (Foto: Pixabay)

HAMPIR semua warga Indonesia menyukai masakan padang. Salah satu menu andalan di tiap rumah makan padang tak lain dan tak bukan adalah rendang atau randang dalam bahasa aslinya.

Bukan hanya disukai oleh orang Indonesia, rendang juga disukai oleh orang-orang luar negeri. Buktinya, rendang berhasil mempertahankan posisinya sebagai makanan terlezat di dunia versi salah satu kantor berita internasional selama 4 tahun berturut-turut. Wah, bangga ya?

Tapi, sebenarnya apa Anda tahu filosofi masakan asal Minangkabau ini? Andre Setiawan, S.STP.,M.PA. selaku Kepala Badan Penghubung Provinsi Sumatera Barat menjawab pertanyaan ini pada acara konferensi pers Nusantara Marandang di Jakarta Pusat, Kamis, 29 November 2018.

Baca juga: Priyanka Chopra Akan Lebih Cepat Mati Jika Nikahi Nick Jonas, Kok Bisa?

“Rendang ini bukan hanya sekedar produk kuliner saja, tapi ada filosofi dari Sumatera Barat yang terkandung di dalamnya,” ujar Andre.

Selanjutnya, Andre pun menjelaskan bahwa masakan rendang ini terdiri dari 4 unsur utama yang masing-masing memiliki filosofi di dalamnya.

“Jadi kalau saya sebutkan, unsur dari rendang sendiri ada 4, yaitu pertama daging. Daging ini menggambarkan ninik mamak. Ninik mamak adalah orangtua atau orang yang dituakan dalam masyarakat adat Sumatera Barat. Kemudian ada juga santan. Santan itu mewakili cendekiawan, kalangan-kalangan pemikir. Kemudian ada juga Lada atau cabe yang mewakili kalangan agamawan atau ulama yang tegas dan fokus dalam mengajarkan syariat-syariat agama di Sumatera Barat. Terakhir itu bumbu-bumbu. Bumbu-bumbu yang digunakan ada banyak sebagai perwakilan dari masyarakat,” jelasnya lagi.

Baca juga: Penyebab Atlet Marathon dan Jalan Cepat Sering BAB di Celana saat Bertanding

Andre pun menyayangkan kenyataan bahwa filosofi ini jarang diketahui oleh warga Indonesia. “Nah, ini adalah filosofi-filosofi yang jarang diketahui oleh orang di luar Sumatera Barat. Di Sumatera Barat sendiri pun tidak sepenuhnya (tahu),” ucapnya.

Untuk itulah, Andre ingin menyampaikan kembali kepada masyarakat Indonesia maupun internasional tentang nilai luhur, sejarah, dan budaya dari rendang dan adat Sumatera Barat melalui acara puncak bertema ‘Nusantara Marandang’ yang akan diselenggarakan pada 2 Desember 2018 pekan depan.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini