nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penyebab Atlet Marathon dan Jalan Cepat Sering BAB di Celana saat Bertanding

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 30 November 2018 09:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 30 481 1984878 penyebab-atlet-marathon-dan-jalan-cepat-sering-bab-di-celana-saat-bertanding-ycAUKY4fGY.jpg Atlet Lari (Foto: Pixabay)

PERNAHKAH Anda merasa mulas tak tertahankan dan menyebabkan buang air besar (BAB) di celana? Mungkin akan sangat menjijikan, tapi hal ini adalah salah satu bagian dari sistem pencernaan manusia.

Insiden buang air besar di celana memang kerap dialami para atlet, khususnya bagi mereka di cabang lari marathon maupun jalan cepat. Tak aneh, jika beberapa atlet di dunia ada yang tak sengaja buang air besar saat sedang berkompetisi.

Sama seperti kisah seorang atlet jalan cepat asal Prancis, Yohann Diniz, yang buang air besar di celana saat mengikuti Olimpiade Rio 2016. Sang atlet terlihat pucat sebelum cairan berwarna cokelat turun di sela-sela kakinya.

Baca juga: Benarkah Tidak Sarapan Bisa Turunkan Berat Badan?

Usai BAB di celana, pemegang rekor jalan cepat 50 kilometer tersebut lantas tergeletak pingsan. Lantas apa yang menyebabkan sang atlet terlihat pucat hingga BAB di atas lintasan?

Menanggapi Indonesia Sport Medicine Center, dr. Andi Kurniawan, SpKO, menjelaskan peristiwa a diare atau mencret memang kerap terjadi pada perlombaan seperti marathon maupun jalan cepat. Pasalnya usus akan bereaksi terhadap gerakan yang ditimbulkan oleh peserta.

5 Barang yang Sebaiknya Tidak Dijadikan Hadiah, Ada Mitosnya Lho!

“Tentu saja, diare dan mencret bisa menjadi masalah serius bagi para peserta lari marathon dan jalan cepat. Usus akan bereaksi terhadap gerakan dari para peserta ditambah dari gerak peristaltik usus itu sendiri. Hasilnya adalah hasrat ingin BAB yang tak tertahankan,” tutur dr. Andi, sebagaimana diwawancarai Okezone, Jumat (30/11/2018).

Oleh sebab itu, dr. Andi berpesan kepada setiap peserta atau masyarakat yang ingin berolahraga marathon maupun jalan cepat untuk memperhatikan betul asupan makanannya. Setidaknya sesuaikan makanan yang sehat- sehat sebelum pertandingan maupun menjelang berolahraga.

“Cara mengatasinya adalah dengan mengonsumsi makanan yang benar. Contohnya jangan makan pedas atau bercabai karena itu akan memancing diare. Jadi sebaiknya konsumsilah makanan sehat sebelum memulai perlombaan,” tutupnya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini