Share

Konsumsi MSG Bisa Sebabkan Obesitas? Begini Penjelasan Dokter Ahli Gizi

Syaiful Islam, Jurnalis · Jum'at 30 November 2018 14:58 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 30 481 1985036 konsumsi-msg-bisa-sebabkan-obesitas-begini-penjelasan-dokter-ahli-gizi-abWvfg2xxm.jpg Ilustrasi (Foto: Huffingtonpost)

OBESITAS dan kelebihan berat badan (overweight) didefinisikan sebagai akumulasi lemak yang berlebihan. Kondisi tersebut bisa menimbulkan risiko terhadap kesehatan bagi mereka yang mengalami obesitas dan kelebihan berat badan.

Adapun faktor risiko bisa menyebabkan penyakit kronik seperti diabetes, kardiovaskular, dan kanker. Masalah kegemukan di masyarakat kerap kali dihubungkan dengan konsumsi Monosodium Glutamat (MSG).

Sebab MSG bisa menambah nafsu makan manusia. Sehingga manusia yang mengkonsumsi MSG nafsu makannya meningkat. Secara otomatis akan ingin makan. Namun, MSG juga menyebabkan manusia cepat kenyang.

"MSG bisa menambah nafsu makan, tapi juga bisa membuat cepat kenyang bagi manusia. Jadi MSG tidak ada hubungannya dengan kegemukan ataupun kelebihan berat badan," terang dr Johanes Chandrawinata MND SpGK di pabrik Ajinomoto Mojokerto, Kamis (29/11/2018).

msg

Baca Juga: Benarkah Vape Lebih Sehat? Pendapat Dokter Ini Buktikan Sebaliknya

Menurutnya, kelebihan berat badan disebabkan beberapa faktor meliputi usia, wilayah tempat tinggal, jam kerja yang panjang. Selain itu, kurangnya aktivitas fisik dan asupan kalori, karbohidrat, lemak jenuh dan protein hewani juga bisa menyebabkan kelebihan berat badan.

Untuk itu, jika makan harus lengkap gizinya supaya tidak terjadi kegemukan, di mana ada karbohidrat, protein dan sayuran. Dengan mengonsumsi makanan yang lengkap dan secukupnya, akan membuat tubuh sehat dan tidak mengalami obesitas maupun kelebihan berat badan.

"MSG aman dikonsumsi. MSG juga bisa digunakan bersama diet rendah garam, karena MSG dapat memperbaiki palatabilitas diet. Penambahan MSG ke dalam diet dapat meningkatkan nafsu makan, fungsi oral dan saluran cerna serta status gizi secara umum," jelasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini