nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jangan Sepelekan Nyeri saat Haid, Bisa Jadi Anda Kena Endometriosis

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 30 November 2018 18:44 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 30 481 1985178 jangan-sepelekan-nyeri-saat-haid-bisa-jadi-anda-kena-endometriosis-ZhaIPYrriV.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MEMILKI anak memang dambaan setiap pasangan yang memulai keluarga. Sayangnya, banyak penyakit yang mengintai salah satunya endometriosis, penyakit kandungan yang bisa mengarah pada risiko infertilitas.

Disebutkan bahwa 1 dari 7 wanita punya risiko menstruasi, tidak semestinya mengalami gejala menyakitkan. Jika sakit yang terjadi sudah terlalu parah, maka perlu diperiksakan ke dokter.

Ahli Kandungan dr Ivan Sini, MD, FRANZCOG, GDRM, MMIS, SpOG menyebutkan, endometriosis biasanya dapat menyumbat rongga panggul. Karenanya, dapat menimbulkan berbagai gejala saat menstruasi.

Baca Juga: Pesona Kecantikan Anisha Kalebic, Wanita yang Ditaksir Pangeran Brunei Darussalam

"Endometriosis bisa menyumbat kalau menempel di organ lain. Beberapa ada yang mengarah pada risiko kista," terang dr Ivan saat ditemui di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (30/11/1018).

Dokter Ivan menjelaskan, kondisi ini menimbulkan gejala nyeri haid, nyeri saat berkemih hingga saat berhubungan seks juga mengalami keluhan nyeri. Akan tetapi, gejala tersebut sangat khas karena muncul ketika menstruasi saja.

Namun, menurut dr Ivan, gejala endometriosis juga tergolong kompleks. Beberapa pasien ada yang mengalami gejala menyakitkan tersebut. "Keluhan nyeri tersebut biasanya terdapat isi cairan di bagian indung telur. Isinya malahan terdapat sisa-sisa darah menstruasi yang kotor," tambah dia.

Baca Juga: Penampilan Lucinta Luna di Video Klip Terbaru yang Dibilang Tiru Agnez Mo

Nah, untuk mengurangi gejalanya sampai menghilangkan endometriosis sendiri bisa menggunakan teknik laparoskopi. Bahkan, ada juga teknologi robotic surgery yang minim invasif.

"Dengan laparoskopi maupun robotic surgery dapat mengecek kondisi endometriosis, terlebih masalah perlengketan darah. Dokter juga mudah mengerjakan prosesnya dan minim komplikasi," tutupnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini