nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tas dari Tenun Troso Jepara Ikut Ramaikan Pameran di Belanda

Noor Chotijah , Jurnalis · Sabtu 01 Desember 2018 14:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 01 194 1985472 tas-dari-tenun-troso-jepara-ikut-ramaikan-pameran-di-belanda-FPcEzNW06f.jfif Tas Tenun Troso (Foto: Ist)

Ciri khas budaya Indonesia seperti Tenun Troso Jepara ternyata bisa diolah menjadi karya yang menganggumkan dalam bentuk sebuah tas. Seperti rancangan desainer Putri Permana, yang mencoba menggabungkan etnik dan glamor hingga menjadi karya yang eksklusif.

"Iya memang bikin tas, kita sudah dari 2008. Cocok untuk ke pesta nikahan, hangout kurang karena tetap glamor. Karena dikombinasi dengan batu, bulu dan pakai beberapa payet," kata Putri kepada Okezone belum lama ini.

Pemilik brand Latiefa Bags ini mengaku banyak terisnpirasi dari beberapa fashion show di berbagai negara. Ia pun berusaha mengangkat sisi glamor namun simple.

Baca juga: Wisata Taman Bunga di Indonesia yang Bikin Serasa di Luar Negeri

"Aku suka lihat fashion-fashion di luar dan di dalam negeri, macam-macam sih. Jadi aku combain saja sama yang kira-kira di tengah masyarakat apa sih yang lagi in, kira-kira banyak yang menjual desainnya? Enggak terlalu berat juga dan enggak terlalu ringan, tapi tetap ngangkat glamor," kata Putri.

Usut punya usut, berbagai rancangannya juga akan dibawa dalam ajang fesyen yang bertajuk The Modest Heritage of Indonesia yang akan digelar di Belanda pada Desember mendatang. Dengan mengusung tema "Authentic Series", Putri akan meramaikan bazaar dengan puluhan tas karyanya.

"Bule suka yang simpel, glamor tapi jangan banyak warna. Mereka suka gelap, simple, berkelas tapi warnanya netral. Orang tahunya tenun Troso itu warna warni, motifnya heboh. Saya angkat yang motifnya unik. Hanya satu warna jadi sekilas terlihat simpel," jelas Putri.

Namun begitu, Putri memiliki alasan tersendiri saat memutuskan untuk memilih kain tenun Troso. Menurutnya, kain tenun Troso dari Jepara memiliki corak dan motif yang menarik.

"Sekarang banyak banget yang mengangkat kain Troso, tapi kebanyakan untuk baju saja. Untuk tas sudah ada, tapi belum banyak. Saya bikin tas untuk pesta dari tenun Troso, jadi kalau orang lihat mereka mengenali ini bikinan Putri," kata Putri.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini