nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jangan Sesuka Hati, Perhatikan 7 Etika Resign dari Kantor

Bagas Taruna , Jurnalis · Sabtu 01 Desember 2018 13:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 01 196 1985456 jangan-sesuka-hati-perhatikan-7-etika-resign-dari-kantor-q0QzZkYmGH.png Ilustrasi (Foto: Timesofindia)

KEBANYAKAN orang mencari pekerjaan yang sesuai dengan keinginan serta lingkungannya yang memadai. Namun, bila menemukan posisi kerja yang gajinya lebih menggiurkan atau karena mau pindah tempat tinggal, tentu menjadi suatu pilihan berat. Bila keputusan terbaik adalah mengundurkan diri dari jabatannya sekarang, tentu Anda harus meletakkan posisi lama dengan sopan kepada pihak perusahaan.

Setelah meyakinkan diri, tarik napas dan rencanakan prosesnya. Dikutip dari Thebalancecareers, Sabtu, (1/12/2018), berikut adalah cara resign yang tepat sambil menghargai lingkungan kerja yang sudah mau menerima Anda:

1. Menulis surat pengunduran diri

Pilihan ini baik meskipun Anda mau menulisnya lewat surel atau menghubungi langsung. Jangan mengatakan yang tidak perlu. Cukup alasan menulis surat tersebut dan kenapa ingin berhenti. Gaya penulisannya bisa alasan secara formal, curahan dari hati ke hati, pindah rumah, ingin kembali berkuliah, dan sebagainya.

 (Baca Juga:Pemandangan di 5 Obyek Wisata Ini Semakin Indah Dinikmati Ketika Musim Hujan)

2. Bersihkan data di komputer lama

Menghapus file pribadi dan surel lama dalam komputer kantor bisa menjadi pilihan, karena akan ada yang menggunakannya setelah Anda beranjak dari kantor tersebut. Pastikan juga memiliki nomor kontak mereka agar masih dapat berhubungan meskipun sudah berbeda lokasi.

 

3. Jangan menulis ujaran kebencian.

Bila alasan keluar dari pekerjaan sekarang adalah karena membenci atasan Anda, jangan sekali-kali menulis isi hati yang dengki terhadapnya. Ujaran itu bisa menghantui dan Anda akan menyesalinya seumur hidup. Maka, simpan saja semua perasaan itu dan pilihlah kata-kata yang baik.

4. Beri pemberitahuan bila memungkinkan

Pihak perusahaan akan kaget bila Anda mengatakan ingin keluar pada saat itu juga. Karena mereka menganggap Anda terkena pelecehan atau semacamnya. Jika bukan karena alasan itu, lebih baik Anda beritahu lewat ucapan.

 (Baca Juga:8 Kebiasaan yang Bisa Kamu Tiru dari Orang yang Selalu Tepat Waktu)

5. Jangan mengungkit hal buruk

Keluar dari pekerjaan bukan berarti menjelek-jelekkan perusahaan kepada karyawan lain ketika mereka bertanya alasan Anda pindah. Bicaralah tentang hal positif yang perusahaan telah berikan kepada karyawannya, namun memang sudah waktunya Anda berganti profesi.

6. Jangan membanggakan pekerjaan baru Anda

Bahkan jika Anda mendapat pekerjaan terbaik di dunia, jangan menyombongkannya kepada teman di kantor lama. Apa untungnya? Padahal mereka sebenarnya akan merindukan keberadaan Anda di kantor tersebut. Akan lebih baik bila Anda menawarkan bantuan kepada mereka bila membutuhkan.

7. Jangan lupa mengucapkan selamat tinggal

Nah, ini yang paling penting. Ucapan perpisahan memang menyedihkan. Namun itu merupakan penanda kepada teman lama bahwa walau Anda akan menuju posisi pekerjaan baru atau pensiun sekalipun, Anda akan tetap mengingat mereka.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini