nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peringati Hari AIDS Sedunia, Kemenkes Berikan Tips Cegah Penularan HIV pada Masyarakat

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 01 Desember 2018 11:43 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 01 481 1985428 peringati-hari-aids-sedunia-kemenkes-berikan-tips-cegah-penularan-hiv-pada-masyarakat-JIc6hveRfG.png Ilustrasi (Foto: Elsevier)

TEPAT pada 1 Desember diperingati sebagai Hari AIDS sedunia. AIDS merupakan penyakit berbahaya yang hingga saat ini belum ada obatnya.

Sebagaimana diketahui AIDS merupakan singkatan dari Acquired Immunodeficiency Syndrome. Singkatnya AIDS merupakan sebuah penyakit yang dibawa oleh virus Human Immunodeficiency Virus (HIV).

Virus tersebut akan merusak sistem kekebalan tubuh manusia sehingga menjadi lemah saat melawan infeksi. Akibatnya penderita menjadi lebih mudah sakit-sakitan dan berpotensi mengalami sakit yang lebih parah daripada biasanya.

Seperti dikatakan sebelumnya, hingga saat ini masih belum ditemukan obat yang tepat untuk menyembuhkan AIDS. Seorang pengidap HIV harus mengonsumsi obat Anti Retroviral (ARV). Agar tidak mengalami gejala infeksi opportunistik.

Sebenarnya orang yang terkena HIV masih bisa ditangani selama statusnya masih terinfeksi (HIV Positif). Selama masih belum masuk ke dalam stadium AIDS. Sebenarnya HIV merupakan salah satu penyakit yang tidak mudah menular.

Baca Juga: Pengidap HIV Bisa Hidup Lebih Panjang daripada Orang yang Negatif HIV

Berbeda dengan flu dan batuk yang bisa menular melalui udara. HIV menular melalui pertukaran cairan dengan si penderita seperti berciuman, hubungan seksual serta ibu hamil yang positif HIV akan menular kepada bayinya.

tes hiv

Perihal hal tersebut, dalam menyambut hari AIDS sedunia Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), mengingatkan masyarakat agar semakin tanggap terhadap HIV. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah infeksi dan penularan HIV pada masyarakat. Berikut tipsnya:

1. Bagi masyarakat yang belum pernah melakukan perilaku berisiko, pertahankan perilaku aman dengan tidak melakukan perilaku seks berisiko atau menggunakan narkoba suntik.

Baca Juga: Mitos dan Fakta tentang Penularan HIV/AIDS Ini Wajib Kamu Ketahui!

2. Bila sudah pernah melakukan perilaku berisiko, lakukan tes HIV sesegera mungkin. Bila tes HIV negatif, tetaplah berperilaku aman dari hal-hal yang berisiko menularkan HIV. Namun, bila tes HIV positif, selalu gunakan kondom saat berhubungam seksual, serta patuhi petunjuk dokter dengan mengonsumsi obat ARV, agar hidup tetap produktif walaupun positif HIV.

3. Jika bertemu ODHA (pasien penderita HIV), bersikap wajar dan jangan mendiskriminasi atau memberikan cap negatif. Usahakan untuk memberikan dukungan serta motivasi kepada mereka.

4. Jika berinteraksi dengan ODHA, jangan takut tertular, karena virus HIV tidak menular baik itu melalui sentuhan, keringat, maupun berbagi makanan. HIV hanya menular melalui cairan kelamin dan darah.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini