nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Catat! Virus HIV Tak Ditularkan Lewat Kegiatan Ini

Dewi Kania, Jurnalis · Sabtu 01 Desember 2018 19:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 01 481 1985582 catat-virus-hiv-tak-ditularkan-lewat-kegiatan-ini-IAmB54CDbt.jpg Ilustrasi (Foto: Zeenews)

BANYAK orang mengira bahwa HIV/AIDS mudah menular lewat hal-hal biasa. Sebenarnya tidak, karena penyakit tersebut hanya menular lewat kegiatan tertentu.

HIV ditularkan lewat virus Human Immunodeficiency Virus. Di Indonesia lebih dari 21 ribu jiwa terkenal penyakit tersebut, baik sengaja melakukan faktor risikonya maupun tidak.

Proses penularannya lumayan mengerikan lewat banyak hal. Seperti melalui hubungan seksual yang tidak aman, terlebih sesama jenis, berbagi jarum suntik, pengguna narkoba,serta ibu hamil yang positif dengan HIV dapat menularkan kepada bayinya.

Status HIV seseorang hanya dapat diketahui dengan melakukan cek atau pemeriksaan darah di laboratorium. Karena itu, jika merasa pernah melakukan perilaku berisiko atau merasa berisiko tertular, segera lakukan tes HIV.

Juga secara khusus bagi para pasien TBC, perlu diperiksa status HIV-nya. Kalau ternyata positif, obat ARV dapat membantu keberhasilan pengobatan TBC.

Baca Juga: Peringati Hari AIDS Sedunia, Kemenkes Berikan Tips Cegah Penularan HIV pada Masyarakat

Demikian pula bagi para ibu hamil, saat memeriksakan kehamilannya sebaiknya diperiksa pula status HIV, sifilis dan hepatitis B. Apabila positif terdiganosa, dapat segera diberi tindakan pengobatan. Hal itu meminimalisir penularan kepada bayi yang dikandungnya, lalu sampai dilahirkan di usia 9 bulan kehamilan.

Disebutkan dalam siaran pers Kementerian Kesehatan yang diterima Okezone, Sabtu (1/12/2018), virus HIV memang berpotensi menular, meski tidak memiliki ciri yang dapat dilihat secara kasat mata.

pelukan

Ditegaskan bahwa virus HIV, pada dasarnya tidak menular melalui kegiatan sehari-hari. Seperti halnya penggunaan toilet bersama, gigitan nyamuk atau serangga, menggunakan alat makan bersama, bersalaman atau berpelukan, ataupun tinggal serumah dengan ODHA.

Baca Juga: Pengidap HIV Bisa Hidup Lebih Panjang daripada Orang yang Negatif HIV

Karenanya, Anda tidak perlu khawatir tertular HIV, apalagi berusaha stigma terhadap orang dengan HIV atau ODHA. Meskipun kerabat atau teman mengidap HIV, bukan berarti Anda harus mencemooh atau menjauhinya.

Mereka butuh dukungan sosial dan keluarga demi kesembuhannya. Bahkan, ODHA pun dapat bekerja atau belajar seperti orang yang sehat.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini