nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Atlet Disabilitas Cantik yang Berprestasi, Siapa Saja Mereka?

Dewi Kania, Jurnalis · Senin 03 Desember 2018 17:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 03 194 1986222 atlet-disabilitas-cantik-yang-berprestasi-siapa-saja-mereka-fMLFkhu1tY.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BANYAK yang memandang sebelah mata orang-orang dengan disabilitas, padahal banyak dari mereka juga menolehkan prestasi. Hal itu terbukti pada pelaksanaan olahraga untuk para difabel, Asian Para Games.

Tak disangka, selama perhelatan Asian Para Games 2018, banyak atlet perempuan inspiratif yang bertanding. Mereka sangat tangkas beradu secara regu atau sendiri.

Bertepatan dengan Hari Disabilitas Internasional, Okezone mencoba merangkum lima atlet perempuan yang berprestasi sekaligus inspiratif. Simak ulasannya berikut ini, ditulis Senin (3/12/2018).

Baca Juga: Pernikahan Crazy Rich Surabaya Vs Suhay Salim, bagai Langit dan Bumi

Suparni Yati

Atlet 25 tahun ini berhasil memboyong medali emas dalam cabang olahraga tolak peluru klasifikasi F20. Meski hidup dengan keterbatasan, prestasinya di dunia olahraga tak diragukan. Sejak dudul di bangku sekolah, perempuan asal Riau ini sudah memilih jalan hidupnya menjadi atlet.

Di bangku SD kelas 6 ia menjadi atlet voli, namun kemudian sejak SMA ia mengasah bakat tolak peluru. Akhirnya, berbagai pertandingan pun ia taklukan sampai ke podium Asian Para Games 2018 untuk menerima medali emas yang membuatnya bangga.

Syuci Indriani

Atlet para swimming ini tidak cuma sumbang satu medali, tapi empat sekaligus. Jadilah Syuci digadang-gadang menjadi penyandang disabilitas yang menyumbang medali terbanyak di ajang Asian Para Games 2018. Perempuan 17 tahun ini meraih dua emas, satu perak, dan satu perunggu.

Penyandang tunagrahita ini langsung hangat diperbincangkan publik saat itu. Tapi kalau dilihat secara tampilan fisik, Syuci tampak seperti orang yang tidak mengalami kekurangan sedikitpun.

Baca Juga: Melamar Kekasih dengan Cincin Ditaruh Penis, Kisah Lamaran Pria Ini Jadi Viral

Karisma Evi Tiarani

Gadis 17 tahun ini meraih medali emas atas kemenangannya di cabang olahraga lompat jauh. Padahal secara fisik, panjang kedua kakinya berbeda, namun ia punya kecepatan tinggi saat melompat. S

ebelum eksis di ajang Asian Para Games 2018, Evi memang lumayan berprestasi. Ia berkali-kali dapat penghargaan fantastis saat bertanding dalam ajang nasional, seprti dalam perhelatan Pekan Paralimpik Nasional beberapa waktu lalu.

Ni Nengah Widiasih

Perempuan asal Bali memilih jalan hidupnya sebagai atlet angkat berat, meskipun dirinya adalah perempuan dengan disabilitas. Di ajang pesta olahraga disabilitas terbesar di Asia tersebut, perempuan 28 tahun ini menyabet medali perak. Widi menjadi seperti sekarang karena dirinya sempat mengalami kejang hebat waktu kecil.

Akhirnya, dia menjadi difabel yang punya cita-cita gigih. Sejak kecil pula, Widi mencoba mengasah bakatnya di bidang olahraga, khususnya angkat berat. Sejak saat itu, Widi sudah menjadi skuat angkat berat yang berprestasi, karena pernah mengikuti ajang kejuaraan Internasional di berbagai negara, yang juga mengharumkan nama bangsa.

Nurtani Purba

Meski di ajang ini ia mendapatkan medali perak di cabang olahraga angkat berat, nama Nurtani Purba ternyata sudah jadi langganan peraih medali emas atau perak di perhelatan Asian Para Games sebelum-sebelumnya. Nurtani harus menajdi difabel karena penyakit polio yang dideritanya sejak kecil.

Namun begitu, dia tidak pantang menyerah untuk membanggakan keluarga dan bangsa. Nurtani berjuang keras di setiap perhelatan pesta olahraga tersebut. Sampai akhirnya, ibu tiga anak itu sudah meraih banyak medali yang bisa membuatnya terharu dan senang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini