nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Migrain & Sakit Kepala itu Beda! Yuk Kenali Gejala & Penyebabnya

Hanizha Fatma, Jurnalis · Senin 03 Desember 2018 11:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 03 481 1985996 migrain-sakit-kepala-itu-beda-yuk-kenali-gejala-penyebabnya-fuqscsUrzH.jpg Sakit kepala dan migrain, apa bedanya? (Foto:Womenshealth)

MENURUT National Institutes of Health (NIH), sakit kepala adalah bentuk nyeri yang paling umum. Hampir setiap orang pernah mengalami sakit kepala beberapa kali di dalam hidup, dan menurut statistik dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) setidaknya separuh dari semua orang dewasa mengalami sakit kepala dalam satu tahun belakangan ini.

Sementara migrain, sedikit kurang umum karena hanya sekitar 12% orang dewasa yang mengalaminya menurut American Migraine Foundation (AMF).

Banyak dari kita mengira migrain sebagai jenis sakit kepala yang lebih spesifik atau sakit kepala yang cenderung parah. Sakit kepala migrain dan bukan migrain sendiri memiliki 150 tipe. Masing-masing memiliki gejala dan penyebab yang berbeda.

Melamar Kekasih dengan Cincin Ditaruh Penis, Kisah Lamaran Pria Ini Jadi Viral

Sebetulnya, sakit kepala adalah istilah yang bisa digunakan untuk sejenis nyeri kepala. Sedangkan migrain adalah sebuah penyakit syaraf kronis.

 Pesona Kecantikan Anisha Kalebic, Wanita yang Ditaksir Pangeran Brunei Darussalam

Cara mengetahui migrain atau hanya sakit kepala yang biasa

Ada cara mudah untuk membedakan rasa sakit migrain yang khas dan sakit kepala biasa.

Migrain

Dari semua orang yang mengalami sakit migrain, rasa sakitnya cenderung “sedang hingga berat,” dan biasanya hanya terjadi di satu sisi kepala. Rasa sakitnya seperti berdenyut dan sering semakin memburuk saat Anda berjalan, naik tangga, atau berolahraga. Cahaya yang terang dan suara keras juga bisa membuatnya menjadi lebih buruk.

Sakit kepala

Banyak orang mengalami sakit kepala ini dari waktu ke waktu. Sakitnya terjadi di kedua sisi kepala, lebih cenderung ringan dan sedang. Rasa yang paling khas adalah rasanya seperti ditekan dan membuat kepala kencang. Sakit kepala ini tidak akan memburuk dengan gerakan, terpapar cahaya terang atau suara keras seperti migrain. Namun, dalam beberapa kasus sakit kepala ini bisa jauh lebih menyakitkan daripada migrain.

Gejala lain yang dapat membedakan migrain dan sakit kepala. Banyak orang yang mengalami migrain membuatnya kesulitan melihat dari jangka yang pendek.

Pusing

Untuk orang yang mengalami sakit kepala beberapa gejala lainnya yaitu mati rasa, terasa ditusuk satu atau lebih di bagian tubuh, sulit berbicara dan pusing. Sedangkan penderita migrain tidak mengalaminya.

Mual

Mual merupakan gejala umum dari migrain. Jika Anda merasa ingin muntah karena sakit kepala, itu pertanda bahwa Anda mengalami migrain. Bukan sakit kepala biasa.

Penyebab migrain dan sakit kepala

Para ahli tidak yakin apa penyebab dari sakit kepala. Rasa sakit yang terjadi bisa jadi berasal dari adanya sebuah konflik yang kita alami atau stres. Meskipun tidak jelas, hal ini dapat menyebabkan sakit kepala yang dialami beberapa orang.

Sedangkan migrain, ada banyak faktor yang dapat menyebabkan migrain. Seperti stres, pola tidur yang buruk, dan perubahan cuaca. Para ahli juka menemukan beberapa masalah neurologis yang dapat menyebabkan migrain, yaitu aktivitas berlebih dari sel otak, kenaikan dan penurunan hormon seperti serotonin dan estrogen bisa jadi pemicunya.

Bagaimana cara dokter mendiagnosis migrain dan sakit kepala

Dokter biasanya mendiagnosis berdasarkan dari pengalaman dan gejala pasiennya. Jika Anda ingin berkunjung ke dokter. Tulislah apa saja yang Anda alami, makanan apa saja yang Anda konsumsi sebelum sakit itu terjadi, pakah Anda sedang stres atau kurang tidur. Karena hal seperti ini yang dapat memicu sakit kepala. Jangan lupa menuliskan seberapa sering Anda mengalami sakit kepala. Semua informasi tersebut dapat membantu dokter mendiagnosis jenis dari sakit kepala yang dialami.

Perawatan migrain dan sakit kepala

Ada 4 kelas obat berbeda yang diformulasikan khusus untuk meredakan nyeri dan gejala migrain. Seperti teknik manajemen stres (yoga dan meditasi), perubahan gaya hidup dengan menghindari alkohol, dan tidur 7 jam sehari dapat membantu Anda mencegah migrain pada beberapa pasien. Sedangkan untuk sakit kepala, berbagai jenis obat seperti anti inflamasi non steroid termasuk aspirin yang dapat digunakan untuk mengobatinya. Tetapi mengelola stres, tidur yang cukup, dan menghindari makanan tertentu dapat membantu Anda meringankan sakit kepala.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini