nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dikira Gemuk, Perut Buncit Pria Ini Ternyata Tumor Seberat 35 Kg

Blenda Azaria, Jurnalis · Senin 03 Desember 2018 12:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 03 481 1986003 dikira-gemuk-perut-buncit-pria-ini-ternyata-tumor-seberat-35-kg-7ZCGIB5wRw.jpg Perut buncit pria ini ternyata tumor (Foto:Health)

SELAMA bertahun-tahun, Hector Hernandez berpikir bahwa perut buncitnya hanyalah salah satu tanda bahwa ia gemuk.

Lelaki berumur 47 tahun ini menceritakan kepada Washington Post bahwa ia pernah menjadi ‘lelaki gemuk’ dan tidak berpikir banyak tentang perut buncitnya sampai akhirnya dia sadar bahwa perutnya terus membesar hingga tangan dan kakinya terlihat menyusut.

Lalu lelaki yang pernah mencapai berat 136 kg ini mulai mengalami masalah kesehatan seperti sembelit, mulas, dan gangguan pernapasan yang membuatnya menemui dokter. Tapi dokter mengabaikan masalah kesehatannya dan berkata bahwa itu hanya efek dari berat badannya.

 Pernikahan Crazy Rich Surabaya Vs Suhay Salim, bagai Langit dan Bumi

“Aku pikir aku hanya gendut,” kata Hernandez.

Tapi kemudian masalah kesehatan Hernandez berlanjut dan dia tahu bahwa ini tidak normal karena merasa perutnya ‘keras’. Setelah itu Hernandez bertemu dengan dokter lain yang memberitahunya bahwa dia terserang tumor besar yang disebut retroperitoneal liposarcoma, tipe tumor kanker ganas dan langka yang tumbuh di sel lemak.

Awalnya dia merasa kaget dan bingung akan diagnosanya, tapi dia juga merasa senang karena akhirnya mengetahui ada yang salah dalam dirinya. Hernandez tidak lagi berpikir bahwa dia hanya buncit seperti yang dikatakan teman-temannya.

“Aku mendapat banyak support dan doa dari keluarga dan teman-temanku. Akhirnya aku menyerahkan semuanya pada Tuhan,” ujarnya.

Pada 10 Juli, Hernandez menjalani operasi yang berlangsung selama 10 jam untuk mengangkat tumornya.

 Melamar Kekasih dengan Cincin Ditaruh Penis, Kisah Lamaran Pria Ini Jadi Viral

Dokter bedah yang mengani Hernandez, Dr. William Tseng dari Keck School of Medicine di University of Southern California, menyebutkan bahwa dia sudah pernah beberapa kali mengangkat tumor retroperitoneal liposarcomas sebelumnya, tapi tumor-tumor itu hanya seberat 9 sampai 13 kg, sama sekali jauh dibanding tumor Hernandez. Menurut Tseng, tumor seberat 35 kg milik Hernandez ini adalah tumor terbesar yang pernah diangkatnya.

Tseng juga menyebutkan bahwa dia bisa mengangkat tumor itu tanpa mengenai pembuluh darah atau organ lainnya selain satu ginjal yang mendapat kerusakan saat operasi berlangsung. Tapi, secara keseluruhan, operasinya berjalan lancar dan Hernandez tidak butuh kemoterapi atau radiasi.

Setelah operasi, Hernandez mengaku belum sembuh 100 persen, tapi dia merasa benar-benar membaik. Dia masih butuh check up secara rutin dalam beberapa tahun ke depan karena liposarcomas bisa kembali kapan saja. Demikian seperti dilansir dari health.com, Senin (3/12/2018).

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini