nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

6 Cara Membuat Masyarakat Tak Membedakan Penyandang Disabilitas

Yosua Tobing, Jurnalis · Senin 03 Desember 2018 19:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 03 481 1986318 6-cara-membuat-masyarakat-tak-membedakan-penyandang-disabilitas-cWzCnDUoi0.jpg Ilustrasi (Foto: Huffingtonpost)

KEKURANGAN fisik bukan halangan untuk tetap memiliki keyakinan hidup. Banyak disabilitas yang dapat berjuang dengan penyesuaian dan adaptasi meskipun harus dibantu dengan alat-alat yang mungkin tidak mereka suka.

Para penyandang disabilitas secara tidak langsung akan mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas jika dibanding dengan orang yang normal. Karena secara fisik para penyandang disabilitas mengalami kelemahan dalam menggunakan tubuhnya secara optimal.

Bukan itu saja, secara psikis para penyandang disabilitas disadari atau tidak akan mengalami rasa rendah diri dan kesulitan dalam menyesuaikan diri di lingkungan masyarakat, ditambah lagi adanya tindakan berupa celaan atau belas kasihan.

Memahami situasi ini, simak tips berikut agar masyarakat lebih mengerti dan dapat menerima para penyandang disabilitas yang dilansir Okezone dari One Young World, Senin (3/12/2018):

Penyandang disabilitas sebagai konsumen berharga

Walaupun para penyandang disabilitas terbilang minoritas dan mungkin yang terakhir dipikirkan, tapi sebagian dari masalah ini berasal dari fakta bahwa ada banyak keragaman dalam komunitas disabilitas. Segmen konsumen dan keluarga mereka masih memiliki daya beli yang signifikan. Mungkin karena ketidaksamaan di setiap penyandang disabilitas yang menjadikan pembuatan produk untuk para disabilitas sedikit atau bisa dibilang kurang.

Memperkerjakan penyandang disabilitas yang berambisi dan ingin bekerja

Komunitas disabilitas masih banyak mengalami diskriminasi di tempat kerja. Namun, ketika hal itu terjadi, perusahaan harus melihat seseorang termasuk kecacatannya sebagai aset bukan kewajiban potensial. Penyandang disabilitas pasti memiliki ambisi untuk bekerja, semangat dan kerja keras ada dalam diri mereka.

Penyandang Disabilitas

Mengajarkan sejarah disabilitas dalam kurikulum sekolah

Bagaimana penyandang disabilitas mengidentifikasi dan bisa dianut dengan sejarah jika tidak diajarkan secara luas? Dengan demikian, pembelajaran secara luas kepada siswa dalam kurikulum sekolah itu sangat dibutuhkan agar bisa diterima oleh sesama.

Inklusi sosial di sekolah

Kesadaran kita secara menyeluruh tentang bagaimana kita memperlakukan dan berinteraksi dengan disabilitas kita perlu ubah dari sekolah dasar. Jika ini diajarkan pada usia dini, lebih sedikit diskriminasi dan inklusi sosial akan terjadi.

Memiliki anak-anak dengan dan tanpa disabilitas yang belajar berdampingan membantu semua orang menghargai bakat yang dibawa oleh semua anak. Sebagai masyarakat memiliki tanggung jawab untuk mempromosikan penyertaan perbedaan-perbedaan kita.

Berikan beasiswa kepada atlet disabilitas

Atlet penyandang disabilitas harus menerima beasiswa berdasarkan kemampuan mereka. Kelebihan mereka harus dapat kita apresiasikan dan lihat sebagai inspirasi. Pemberian beasiswa tersebut dapat juga sebagai penghargaan karena mereka berbakat dalam bidangnya, bukan hanya sebagai orang yang harus diberi belas kasihan.

Sadari penyandang disabilitas adalah sama

Kita cenderung lupa bahwa kehidupannya adalah puncak dari berbagai sisi dan bukan hanya bagaimana kita melihat mereka di lingkungan yang terisolasi. Kita juga kadang lupa bahwa penyandang disabilitas adalah sama seperti orang lain biasanya.

Atas dasar setiap orang adalah kesamaan yang kita semua bagikan sebagai manusia dan itu termasuk orang-orang cacat.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini