nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Merangkak 3 Kilometer ke Sekolah, Adul Ungkap Cita-Cita untuk Kuliah

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 04 Desember 2018 03:47 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 04 196 1986467 merangkak-3-kilometer-ke-sekolah-adul-ungkap-cita-cita-untuk-kuliah-2yh9B6oKai.jpg Adul bersama Presiden Jokowi dalam acara peringatan Hari Disabilitas Internasional di Bekasi (Foto: Biro Pers Setpres)

MANUSIA adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna karena dianugerahi akal dan budi untuk berprilaku baik. Meski demikian, manusia tidak luput dari segala macam kekurangan, baik secara fisik maupun mental.

Namun sebagai makhluk yang berakal budi, sudah selayaknya manusia tetap tegar dan berjuang untuk mendapatkan kehidupan yang terbaik. Ya, salah satu sosok yang bisa menjadi teladan bagi kita semua adalah Mukhlis Abdul Holik alias Adul, siswa kelas III SD X Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat.

Mungkin sebagian dari Anda akan bertanya apa hal positif yang bisa dicontoh dari sosok bocah bernama Adul? Ya, jawabannya adalah semangat, perjuangan serta cita-cita yang dimiliki bocah laki-laki berusia delapan tahun ini.

Adul merupakan seorang bocah disabilitas, yang beruntung dapat bertemu langsung dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Adul bisa bertemu dengan orang nomor satu di Indonesia itu setelah keduanya bertemu di sela peringatan Hari Disabilitas Internasional pada Senin 3 Desember 2018 di Summarecon Bekasi, Jawa Barat.

Tentunya sosok Adul patut diacungi jempol. Pasalnya, di tengah keterbatasan fisiknya, ia memiliki semangat dan tekad yang kuat untuk mengapai cita-citanya. Di kala anak seumurannya sedang asyik bermain dan mulai mencari jati diri, namun Adul sudah memiliki tekad yang kuat untuk menjadi seorang pemadam kebakaran.

Tekad, semangat, usaha dan kerja kerasnya tersebut ia buktikan dengan kesungguh-sungguhanya untuk bersekolah. Ia rela untuk merangkak sejauh tiga kilometer setiap hari. Ia rutin berangkat ke sekolah sejak pukul 05.30 WIB hanya untuk menuntut ilmu demi menggapai cita-citanya.

Semangat dan perjuangan bocah kelas tiga sekolah dasar ini membuat Presiden Jokowi terkesima. Ia pun sempat menggendong Adul sambil bercerita tentang cita-citanya di masa depan. Pada kesempatan tersebut Adul mengungkapkan keinginanan untuk melanjutkan sekolah hingga ke bangku kuliah agar lebih mudah mewujudkan cita-citanya.

Tentunya, akan menjadi sebuah tanda tanya besar, bagaimana seorang bocah berusia delapan tahun berpikir untuk menjadi seorang petugas pemadam kebakaran.

Namun, setelah bercerita dengan Presiden Jokowi, cita-cita Adul untuk menjadi seorang pemadam kebakaran sungguh sangat mulia. Tujuan Adul hanya satu, yakni ingin menolong orang lain yang sedang kesulitan. Tentunya jawaban seperti ini agak terlihat aneh, dimana anak seusianya mungkin berangan-angan menjadi seorang presiden, pilot maupun seorang dokter.

“Apa cita-cita Adul?” tanya Jokowi.

“Menjadi petugas pemadam kebakaran,” jawab Adul.

“Kenapa pemadam kebakaran?” ujar Jokowi.

”Untuk menolong orang,” tegas Adul.

Tentunya jawaban singkat yang terlontar dari mulut bocah berusia delapan tahun ini membuat semua orang kagum saat mendengarnya. Di tengah kekuarangan fisiknya, bahkan untuk berjalan pun ia masih kesulitan, namun tersempil sebuah cita-cita yang sangat mulia.

“Mukhlis Abdul Holik Adul baru berusia delapan tahun, tapi perjuangannya untuk mewujudkan cita-cita sungguh menginspirasi kita semua,” tulis Jokowi melalui akun Instagram-nya.

Kisah Adul ini tentunya bisa menjadi inspirasi bagi kita semua selaku masyarakat Indonesia. Di tengah keterbatasan fisiknya, Adul memiliki pikiran yang jernih serta tindakan mulia dengan menjadi seorang pemadam kebakaran demi membantu sesamanya.

(Baca Juga: Pesona Kecantikan Anisha Kalebic, Wanita yang Ditaksir Pangeran Brunei Darussalam)

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini