nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Musim Hujan, 4 Sup Kuah Bening Ini Siap Hangatkan Badanmu sejak Suapan Pertama

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 04 Desember 2018 17:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 04 298 1986635 musim-hujan-4-sup-kuah-bening-ini-siap-hangatkan-badanmu-sejak-suapan-pertama-PaZbFqjACB.jpg Sup bening untuk hangatkan tubuhmu di musim hujan (Foto: Foodbeast)

MUSIM hujan adalah waktu yang tepat untuk menikmati semangkuk sup hangat yang disajikan dengan beberapa makanan pelengkap. Namun mengingat tren kuliner semakin berkembang pesat, saat ini sudah banyakan olahan sup dengan keunikannya masing-masing. Sebut saja sup krim yang memiliki karakteristik kuah yang kental.

Sementara di Indonesia, olahan sup umumnya disajikan dengan kuah yang bening. Menurut pakar kuliner, sup bening inilah yang sebetulnya jauh lebih sulit untuk diolah dibanding sup krim. Hidangan tersebut juga sangat pas disajikan di saat cuaca sedang dingin-dinginnya. Selain ampuh menghangatkan tubuh, kaldu sup bisa diolah kembali menggunakan resep lain.

Nah, jika Anda sudah bosan menyantap olahan sup yang itu-itu saja, Okezone telah merangkum 4 kreasi sup dari sejumlah negara di Eropa dan Asia:

Consomme

Nama hidangan ini sebetulnya diambil dari sebuah istilah berbahasa Prancis yang berarti kaldu. Dari tampilannya, consommé merupakan sejenis sup bening yang umumnya terbuat dari ikan, daging sapi, unggas, atau kaldu sayuran. Nah, untuk menghilangkan lemak dan sedimen, masyarakat Prancis kerap menambahkan putih telur. Consomme dapat disajikan sebagai hidangan pembuka, atau diolah lagi dalam resep lain.

Meski terlihat sederhana, untuk membuat consomme dibutuhkan keahlian memasak. Kunci untuk membuat hidangan ini menjadi lebih lezat harus dimasak mendidih dan sering diaduk. Teknik ini akan membuat lemak naik ke permukaan, sehingga bisa langsung Anda buang.

sup

Julienne Soup

Julienne soup memiliki rasa yang lembut dan sering juga disebut dengan istilah “sup sayuran parut”. Namanya berasal dari nama Prancis “julienne”, yang juga memiliki arti teknik memotong sayuran.

Baca Juga: Miss Jepang di Miss World 2018 Ternyata Keturunan Langsung Legenda Samurai Jepang!

Sup ini biasanya terbuat dari potongan sayuran segar seperti lobak, wortel, bawang, daun bawang, seledri, dan bakso. Uniknya, sayuran yang digunakan akan digoreng sebentar hingga warnanya berubah agak sedikit kecokelatan, tetapi tidak boleh terlalu berminyak. Konon katanya, julinne soup sudah dikonsumsi oleh masyrakat Prancis sejak abad ke-18.

Juliene sup

Broth

Secara harfiah, broth adalah cairan yang berasal dari olahan daging rebus . Hidangan ini menjadi salah satu makanan khas di beberapa negara Eropa maupun Amerika Serikat. Sekilas tampilannya menyerupai olahan sup yang sering diolah masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Awet Muda, Ibunda Nia Ramadhani Tak Kalah Cantik dari Anaknya

Bahan-bahan yang digunakan terdiri dari potongan daging dan tulang sapi, lalu dilengkapi irisan sayuran yang dipotong dadu (wortel, seledrii, dan bawang). Aromanya sangat mengugah selera dengan sensasi rasa gurih yang bisa bikin siapa saja terhanyut dalam kelezatannya. Selain menggunakan daging sapi, kaldu sup ini juga bisa dibuat dengan daging ikan, biji-bijian, atau sayuran.

sup

Noodle soup

Olahan sup yang satu ini mungkin sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia maupun negara-negara di kawasan Asia. Sesuai dengan namanya, noodle soup mengacu pada olahan sup yang dibuat dengan campuran mi dan bahan-bahan lain yang disajikan dalam kaldu ringan.

Ada beberapa jenis mi yang sering digunakan seperti, mi gandum, mi telur, hingga mi beras. Sup ini biasanya menggunakan aldu kedelai, ikan, daging, unggas, atau sayuran yang telah dicampurkan dengan beberapa bumbu rempah-rempah dan sayuran lokal di wilayah tersebut. Di China, olahan noodle soup disajikan bersama pangsit goreng atau rebus. Yummy!

Noodle Sup

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini