nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wacana Tiket Masuk TN Komodo Naik Rp7 Jutaan untuk Wisman, Kemenpar: Usulannya Lagi Dibahas

Dewi Kania, Jurnalis · Selasa 04 Desember 2018 21:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 04 406 1986891 wacana-tiket-masuk-tn-komodo-naik-rp7-jutaan-untuk-wisman-kemenpar-usulannya-lagi-dibahas-hywgdiEKvr.jpg Taman Nasional Komodo (Foto: Utami Evi Riyani/Okezone)

WACANA kenaikan tiket masuk ke Taman Nasional Komodo untuk wisatawan mancanegara (wisman) dari Rp200 ribu menjadi Rp7 jutaan sedang diperbincangkan publik. Wacana tersebut diungkapkan oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Laiskodat.

Kementerian Pariwisata RI sebagai pengatur regulasi kebijakan tersebut pun sudah mendengar kabar tersebut. Namun soal kejelasan regulasinya lebih lanjut masih dikaji oleh pemerintah pusat.

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata RI Guntur Sakti mengatakan, sejauh ini pemerintah pusat masih menganggap pernyataan Gubernur NTT tersebut masih dalam bentuk sebuah rencana. Pihaknya, akan mengkaji dengan lintas sektor kementerian terkait.

 (Baca Juga:Viral, Ning-Ning si Orangutan Meremas Payudara Penjaga Kebun Binatang)

"Usulan tersebut harus dibawa ke pemerintah pusat. Dalam hal ini Kementerian LHK sebagai otoritas, yang berwenang terhadap pengelolaan Taman Nasional Komodo," ujar Guntur saat dihubungi Okezone, Selasa (4/12/2018).

 

(Foto: Utami Evi Riyani/Okezone)

Dia menjelaskan, kebijakan tarif masuk terhadap pengunjung dan kapal ke objek wisata eksotis di kawasan Manggarai, NTT tersebut, masih menggunakan tarif gabungan. Wisatawan yang datang pun tidak terkesan repot saat berlibur kesana.

 (Baca Juga:Demi Jaga Tradisi, Wisata ke Air Terjun Bertingkat Ini Harus Seizin Adat Desa)

Sementara untuk Pemerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) diatur oleh Lementerian LHK. Sedangkan untuk retribusinya dari Pemerintah Kabupaten Manggarai.

"Kalaupun akan naik, tetap prosesnya harus direvisi atas regulasi yang ada saat ini," tuturnya.

Dampak dari kabar wacana kenaikan tarif TN Komodo untuk wisman, menurut Guntur, banyak pihak dan kalangan industri pariwisata jadi kaget. Namun pastinya, regulasi yang menjadi payungnya akan dibahas lebih lanjut oleh pemerintah pusat.

"Kita lihat saja seperti apa regulasi yang memayunginya, tepat atau tidak kira-kira," pungkas Guntur.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini