Tak Hanya Pilek, 10 Penyakit Ini Rentan Menyerang Anda di Musim Hujan

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 04 Desember 2018 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2018 12 04 481 1986690 tak-hanya-pilek-10-penyakit-ini-rentan-menyerang-anda-di-musim-hujan-UYEWBzye7v.jpg Ilustrasi (Foto: Parade)

MEMASUKI musim penghujan biasanya akan banyak penyakit menyerang. Tak hanya sebatas demam atau pilek, masih ada beberapa penyakit lain yang mengganggu kesehatan. Melansir Firstcry, Selasa (4/12/2018), inilah 10 penyakit yang mungkin menyerang di musim hujan :

1. Malaria

Ini adalah salah satu penyakit paling umum yang memengaruhi banyak orang selama musim hujan. Penyebabnya karena genangan air yang terbentuk di berbagai daerah seusai hujan. Genangan ini dapat berubah menjadi tempat berkembang biak yang efektif untuk nyamuk. Malaria disebarkan oleh nyamuk Anopheles melalui gigitan. Gejala dari penyakit ini meliputi demam, menggigil yang tidak terkontrol, rasa sakit yang ekstrem di dalam tubuh, dan kelemahan otot. Bila tidak diatasi, gejala-gejala itu dapat bertambah buruk.

2. Kolera

Saat musim hujan, orang rentan terkena diare. Namun diare bisa menjadi tanda bila orang tersebut terkena kolera. Penyakit ini dapat berakibat fatal bila dibiarkan. Penyebab dari kolera adalah jenis bakteri tertentu yang biasanya tumbuh subur di air kotor atau terkontaminasi. Makanan yang disiapkan menggunakan air tersebut juga berpotensi menyebarkan penyakit. Sama halnya dengan lingkungan yang tidak higienis. Gejala dari penyakit kolera antara lain diare, tinja berair, dehidrasi sangat tinggi, kram otot, dan muntah.

3. Tifoid

Penyakit lain yang sangat umum di musim hujan adalah tifoid. Penyebabnya sama dengan kolera yaitu air yang terkontaminasi, makanan yang tidak higienis, dan lingkungan tidak bersih. Bakteri Styptik adalah penyebab utama tifoid dan mudah berkembang biak di lingkungan kotor. Gejala dari penyakit ini meliputi demam , nyeri perut, dan sakit kepala yang parah.

Baca Juga: 5 Inspirasi Gaya Fashion Musim Hujan ala Artis Indonesia

4. Demam

Risiko demam meningkat di musim hujan. Sebagian besar penyebabnya terjadi karena infeksi virus. Strain yang menyebabkan penyakit ini bisa menjadi salah satu di antara banyak dan biasanya terdapat di udara. Virus ini sering menyerang di saat cuaca mengalami fluktuasi. Gejala demam adalah bersin berulang, demam intens, kelemahan, dan sakit tenggorokan .

Demam

5. Gastroenteritis

Perut menanggung beban terburuk dari berbagai penyakit di musim hujan. Oleh karenanya tidak menutup kemungkinan perut menjadi bermasalah atau dikenal dengan istilah gastroenteritis. Penyebab lainnya adalah virus dan bakteri yang ditemukan di air, makanan, atau bahkan permukaan yang terkontaminasi. Gejalanya seperti muntah berat disertai dengan diare konstan. Bisa pula terjadi iritasi, peradangan, dan kram usus yang menyebabkan rasa sakit.

6. Demam berdarah

Malaria bukan satu-satunya penyakit yang dapat disebabkan oleh nyamuk selama musim hujan. Ada demam berdarah yang akibatnya bisa berujung fatal. Penyebabnya adalah nyamuk Aedes aegypti yang mentransfer virus ke aliran darah melalui gigitan. Gejala penyakit ini antara lain rasa sakit yang ekstrem pada sendi dan otot, pembengkakan kelenjar getah bening, kelemahan, sakit kepala, demam, dan bahkan pendarahan haemorrhagic.

7. Influenza

Penyakit umum lainnya yang membawa masalah kesehatan di musim hujan adalah pilek dan batuk yang dapat berkembang menjadi influenza. Penyebab dari penyakit ini adalah virus yang sangat menular dan menyebar dengan cepat melalui udara. Virus ini memasuki tubuh melalui hidung dan tenggorokan lalu memengaruhi saluran pernapasan bagian atas. Gejalanya adalah hidung berair, nyeri tubuh, tenggorokan yang terganggu, dan demam.

Flu

8. Hepatitis A

Ini adalah penyakit serius dan berbahaya yang dapat menular melalui air. Hepatitis A adalah penyakit yang menyerang hati. Air dan makanan yang tidak bersih memungkinkan virus hepatitis A berkembang. Gejala dari penyakit ini adalah peradangan substansial pada hati, mata dan kulit yang terlihat kuning, sakit perut, muntah, kehilangan nafsu makan, diare, dan kelelahan.

Baca Juga: Demi Jaga Tradisi, Wisata ke Air Terjun Bertingkat Ini Harus Seizin Adat Desa

9. Leptospirosis

Penyakit ini terjadi pada orang-orang yang secara teratur bersentuhan dengan air yang tercemar di musim hujan. Leptospirosis atau sindrom Weil disebabkan oleh kontak dengan air dan tanah yang terkontaminasi atau bahkan tercampur dengan urin hewan yang mengalami infeksi. Bakteri dapat masuk ke tubuh melalui makanan, air, luka kecil di kulit, hidung, atau mata. Gejalanya antara lain sakit kepala, nyeri tubuh, demam, menggigil dan kaku di leher, serta radang otak dan perut.

10. Scabies

Di musim hujan, infeksi kulit juga mungkin terjadi. Salah satunya scabies yang dapat menginfeksi bayi dan menyebabkan iritasi ruam di seluruh tubuh. Penyebabnya adalah tungau parasit yang berukuran kecil dan tumbuh subur di daerah hangat dan lembab seperti ketiak, lipatan kulit, siku, alat kelamin, serta kulit kepala. Penyakit ini menular dan dapat menyebar melalui kontak kulit-ke-kulit. Gejala penyakit meliputi ruam merah dengan tonjolan dan lepuhan berisi air serta Ada garis-garis coklat atau perak di daerah-daerah yang menunjukkan tungau masuk ke kulit.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini