nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Orangtua Tak Hanya Perlu Meluangkan Waktu untuk Anak, Tapi Juga Ikut Terlibat

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 05 Desember 2018 15:59 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 05 196 1987182 orangtua-tak-hanya-perlu-meluangkan-waktu-untuk-anak-tapi-juga-ikut-terlibat-La9kJmVWvS.jpg Ilustrasi (Foto: Huffingtonpost)

ZAMAN yang lebih dinamis dan modern menjadi tantangan tersendiri bagi orangtua dalam hal mengasuh anak. Bagaimanapun pola asuh yang diterapkan, orangtua harus tetap mengutamakan kebahagiaan anak. Dengan bahagia, anak bisa memaksimalkan kecerdasan dan potensi yang dimilikinya.

Salah satu cara untuk membuat anak bahagia adalah melakukan aktivitas bersamanya. Kebahagiaan anak tidak diukur dari brand atau merek barang yang dimilikinya. Berdasarkan hasil survei Child Happiness yang dilakukan oleh Nestlé LACTOGROW, anak lebih bahagia saat melakukan aktivitas bersama orangtuanya. Hal ini membangun ikatan emosi yang kuat dan terus diingat hingga anak dewasa.

Masalahnya, orangtua tidak hanya sekadar meluangkan waktu untuk anak. Melainkan juga harus ikut terlibat dalam aktivitas yang dilakukan dan harus fokus tanpa terditraksi. Menurut psikolog Elizabeth Santosa, M.Psi, Psi, SFP, ACC, banyak orangtua yang sudah mengerti pentingnya menyisihkan waktu untuk anak. Tapi adiksi seperti interaksi yang intens dengan gadget dah hubungan yanh kurang harmonis membuat keterlibatan emosional menjadi tidak ada.

keluarga

"Kata quality time sudah sering banget dipake, sekarang semuanya sudah mengerti. Anak-anak juga sudah sering mengatakan mau quality time. Quality time bukan hanya masalah menyediakan waktu, tapi juga keterlibatannya," ungkap psikolog yang akrab disapa Miss Lizi itu saat ditemui Okezone dalam acara workshop Grow Happy Parenting, Rabu (5/12/2018), di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Hati-Hati, 8 Kebiasaan Ini Bisa Bikin Kamu Gampang Jatuh Sakit

Miss Lizi menjelaskan bila orangtua harus tahu pentingnya memiliki waktu bersama anak dan memberikan feedback. "Tanya pergi ke mana, sama siapa, mau jalan ke mana. Semua anak-anak dari usia kecil sampai SD kalau diajak main dan ditanya senang karena mereka mencari perhatian," tambahnya.

Saat bertanya pun orangtua sebaiknya tidak bertanya ala kadarnya. Mereka harus bertanya dengan lebih detail dan menggali lebih dalam. "Cara bertanya ini juga termasuk dalam keterlibatan orangtua saat bersama dengan anaknya," pungkas Miss Lizi.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini