nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Memeluk Anak 8 Kali Sehari Berdampak Besar untuk Tumbuh Kembangnya

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 05 Desember 2018 21:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 05 196 1987220 memeluk-anak-8-kali-sehari-berdampak-besar-untuk-tumbuh-kembangnya-lldweYjSEI.jpg Ilustrasi memeluk anak (Foto: Todayshow)

INTERAKSI antara orangtua dengan anak dapat dibangun melalui sentuhan fisik. Mulai dari kontak mata, mengusap punggung, hingga memberi pelukan. Sentuhan-sentuhan ini sangat dibutuhkan oleh anak untuk merasakan kasih sayang dari orangtuanya.

Sejak bayi, anak sudah terbiasa mengalami sentuhan fisik. Sebagai contoh, ketika dia menyusu pada ibunya. Alangkah baiknya bila kebiasaan ini dilanjutkan seiring pertambahan usia anak. Terlebih sentuhan fisik seperti pelukan dapat membuat anak merasa bahagia.

“Pelukan dapat meningkatkan hormon oksitosin karena anak belum begitu paham komunikasi. Dengan pelukan, sentuhan fisik, anak-anak tahu orangtuanya menyayangi mereka. Contoh kalau anak kecil menangis cara mendiamkannya dipeluk,” ujar psikolog Elizabeth Santosa, M.Psi, Psi, SFP, ACC saat ditemui Okezone dalam sebuah acara, Rabu (5/12/2018).

 BACA JUGA:

Polemik Asal Usul Cendol, Ini Pendapat Pakar Kuliner William Wongso

Psikolog yang akrab disapa Miss Lizi itu menjelaskan bila anak-anak terutama usia balita memiliki kekurangan pada kompetensi bahasanya. Kosa kata yang dimiliki oleh mereka belum lengkap sehingga apabila orangtua hanya mengucapkan kata cinta tanpa perbuatan, anak-anak tidak mengerti. “Jadi sentuhan fisik itu yang utama,” tambahnya.

 

Tak hanya membuat anak merasa disayang, hormon oksitosin yang didapatkan dari pelukan berperan penting dalam pembentukan karakter anak. Seorang anak yang memiliki banyak hormon oksitosin cenderung menjadi pribadi yang ramah.

Dari sini dapat dilihat betapa pentingnya arti pelukan bagi seorang anak. Maka dari itu, tak ada salahnya bila Orangtua sesering mungkin memeluk anaknya ketika sedang bersama. Bahkan kalau bisa pelukan yang diberikan kepada anak 8 kali sehari.

“Ada beberapa artikel yang mengatakan pelukan harus diberikan orangtua 8 kali. Satu penelitian juga ada yang mengungkapkan pelukan diberikan 8-12 kali. Tapi kalau bagi kita orang Indonesia 8 saja sudah cukup karena berkaitan dengan kultur,” terang Miss Lizi.

BACA JUGA:

Ingin Makan Pedas Selama Kehamilan? Coba Konsumsi Black Pepper Deh

Diterangkan olehnya, budaya Timur lebih tertutup. Orangtua zaman dulu juga lebih kaku untuk mengungkapkan kasih sayang melalui sentuhan fisik. “Agak jarang masyarakat di sini yang mengumbar rasa cinta dengan sentuhan fisik.Tapi ada juga masyarakat yang cenderung lebih sering memberikan pelukan satu sama lain. Jadi tergantung dari negaranya,” pungkas Miss Lizi.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini