nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tahukah Anda.. Mahasiswa yang Tidur 8 Jam Prestasi Akademiknya Lebih Baik!

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Rabu 05 Desember 2018 21:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 05 196 1987258 tahukah-anda-mahasiswa-yang-tidur-8-jam-prestasi-akademiknya-lebih-baik-HUj3fjsbMa.jpg Ilustrasi. (Foto: Mirror)

KERJA keras untuk mengerjakan tugas memang diperlukan. Tak ayal, banyak mahasiswa rela begadang untuk menyelesaikan tugas-tugas mereka. Padahal, sebuah penelitian menyebut tidur yang cukup sangat mempengaruhi prestasi akademik.

“Tidur yang lebih baik membantu dalam kinerja ujian akhir, yang bertentangan dengan persepsi sebagian besar mahasiswa bahwa mereka harus berkorban dan tidak tidur,” kata Asisten Profesor di College of Arts & Sciences Baylor University, Michael Scullin, seperti dilansir dari The Health Site.

Temuan menunjukkan bahwa seorang siswa yang tidur delapan jam menjelang ujian akhir mereka, lebih baik dalam mengerjakan persoalan.

Baca Juga: Viral, Ning-Ning si Orangutan Meremas Payudara Penjaga Kebun Binatang

"Perlu dicatat bahwa seorang siswa yang memiliki nilai D-plus sebelum final, tetapi tidur lebih dari delapan jam selama seminggu terakhir, mengatakan bahwa itu adalah 'pertama kalinya otak saya bekerja saat mengikuti ujian'," kata Scullin. .

Tidur yang buruk memang kerap terjadi menjelang ujian akhir, saat siswa sengaja mengurangi tidur. Namun, hal ini berakibat lebih banyak stres, dan menggunakan lebih banyak kafein, selain itu cahaya yang lebih terang membuat mereka suli untuk tidur.

Akibatnya, mahasiswa yang mempertahankan rata-rata tidur 8 jam atau bahkan minimum 7 jam, tidak lebih dari 10 persen. Hasil studi tersebut, dipublikasikan dalam Journal of Interior Design dan Pengajaran Jurnal Psikologi.

Dalam studi tersebut, para siswa diberi poin tambahan jika mereka bertemu "Tantangan tidur 8 jam", selama lima malam di minggu ujian akhir. Para peserta tersebut, termasuk mahasiswa desain interior sarjana dan mahasiswa di kelas psikologi dan neurosains tingkat atas.

Baca Juga: Mengulik Asal-usul Tanjakan Gombel, Lokasi Kecelakaan Novelis Nh Dini

Mereka yang memilih untuk mengambil tantangan, mengenakan gelang pemantauan tidur selama lima hari untuk memastikan hasil studi yang akurat.

“Siswa yang menunjukkan tidur lebih konsisten berkinerja lebih baik, daripada mereka yang kurang tidur secara konsisten. Dan siswa yang mencapai tantangan itu, melakukan tes lebih baik daripada mereka yang tidak mengambil tantangan," tulis para peneliti.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini