nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Heboh Muasal Cendol, Enaknya Minum 3 Es Cendol Legendaris Ini

Yosua Tobing, Jurnalis · Rabu 05 Desember 2018 16:44 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 05 298 1987212 heboh-muasal-cendol-enaknya-minum-3-es-cendol-legendaris-ini-KbKkkS3Xrj.jpg Es cendol legendaris (Foto:Hitstravel)

CENDOL merupakan minuman khas Sunda terbuat dari tepung beras dan disajikan dengan es parut, gula merah, dan santan. Sebutan cendol berasal dari Sunda sedangkan di Jawa Tengah lebih dikenal dengan nama es dawet.

Makanan yang umum berwarna hijau ini tengah menjadi perdebatan terkait asal-usulnya. CNN internasional menyebut cendol sebagai makanan penutup dari Singapura. Atas gelar ini, sebagian masyarakat Malaysia meradang karena merasa cendol berasal dari negeri mereka. Sementara cendol pun mudah didapatkan di Tanah Air.

Viral, Ning-Ning si Orangutan Meremas Payudara Penjaga Kebun Binatang

Lali apakah Anda pecinta cendol? Rasa gurih dan lezat setiap kali melewati mulut, menambah bukti bahwa cendol berhak mendapat gelar makanan penutup terenak di dunia, seperti yang disebut CNN Travel tersebut.

Nah, lupakan sejenak polemik dari mana asal usul cendol, jika Anda hari ini ingin menikmati cendol, berikut tempat-tempat penjual cendol legendaris yang bisa Anda nikmati.

 

Es dawet Mbah Hari, apa Anda berada di Jogja? Tidak ada salahnya mencicipi Es dawet Mbah Hari. Es dawet Mbah Hari sudah ada sejak 1965 yang terletak di Pasar Beringharjo. Es dawet tersebut dihidangkan dengan magkok kecil yang berisi cendol warna-warni, cincau, gula jawa cair, nangka, santan, dan es batu. Harganya tidak akan membuat dompet Anda kering, es dawet ini dibandrol dengan harga empat ribu rupiah saja.

Es dawet Bu Dermi, es dawet yang satu ini berasal dari Solo dan menjadi langganan dari Bapak Presiden RI. Semangkuk es dawet ini Anda dapat temukan di Pasar Gede Hardjonagoro, Solo. Jika Anda mencicipinya, Anda akan menemukan rasa khas es dawet tradisional Solo yang turun-temurun. Es dawet Bu Dermi ini dihidangkan dengan ketan hitam, tape ketan, jenang sumsum, biji selasih, cairan gula, santan dan tambahan es batu.

Es cendol Elizabeth, kuliner melegenda ini termasuk pilihan takjil untuk berbuka puasa, tidak heran jika selalu diburu banyak orang, baik dari dalam maupun luar Bandung, Jawa Barat. Saking terkenalnya, cendol yang berdiri sejak 1972 ini memiliki banyak cabang juga di luar Bandung. Kedai es cendol Elizabeth berada di jalan Inhoftank No 64, Kota Bandung.

· Es dawet Pak Bagong, jika Anda berada di Kalasan, pasti sudah tidak terdengar asing lagi. Es dawet yang melegenda ini sudah ada sejak 1988 dan berada di jalan Yogya-Solo km 15, Bogem, Kalasan Sleman Yogyakarta. Es dawet ini menggunakan tepung aren yang membuat rasanya lebih segar. Harga yang ditawarkan untuk per gelasnya Rp3.500 saja dan jika Anda ingin menggunakan tape bisa tambah Rp1.000 saja loh, guys!

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini