nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peneliti Ungkap Air Minum di Pesawat Terbang Miliki Banyak Bakteri E.Coli!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 05 Desember 2018 10:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 05 481 1987004 peneliti-ungkap-air-minum-di-pesawat-terbang-miliki-banyak-bakteri-e-coli-6kM4MEoSYh.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

ANDA yang sering menggunakan moda transportasi pesawat udara kini mesti berhati-hati. Pasalnya, muncul laporan terbaru mengenai kandungan bakteri e coli dalam air minum di dalam pesawat.

Seperti yang dijelaskan dalam laporan Pusat Kebijakan Makanan NYC di Hunter College, tangki air di pesawat mungkin tidak dalam pemeliharaan yang baik. Maksudnya, wadah untuk menyimpan air di pesawat sangat jarang dibersihkan dan ini bahaya untuk kesehatan Anda.

Dikutip Okezone dari New York Post, hal ini menyebabkan menumpuknya bakteri yang berpotensi berbahaya di kopi dan teh yang didatangkan awak pesawat selama layanan minuman dalam penerbangan.

Baca Juga: Viral, Ning-Ning si Orangutan Meremas Payudara Penjaga Kebun Binatang

Survei ini dilakukan pada 11 maskapai tentang nilai gizi dari camilan dalam penerbangan mereka. Para peneliti juga menanyakan tentang prosedur di sekitar tangki air.

“Pesawat datang, (tapi tangki) tidak dikosongkan dan dibersihkan, karena tidak ada waktu untuk itu. Tangki air diisi setelah penggunaan. Apa pun yang ada di sana tetap ada dan berada di sana," kata Charles Platkin, seorang profesor nutrisi dan direktur eksekutif dari Pusat Kebijakan Pangan.

Standar air minum pada penerbangan oleh maskapai yang berbasis di AS berasal dari aturan air minum pesawat EPA, yang bergantung pada pelaporan sendiri oleh industri dan mengharuskan tangki air dibersihkan hanya empat kali per tahun.

“(Aturan) dikembangkan karena ada masalah dengan bakteri coliform, yang merupakan kelas bakteri yang luas. Saya tidak ingin membuat orang takut, tetapi itu kotor. (Pada 2004), EPA melakukan tes maskapai penerbangan dan menemukan 15 persen dari pesawat yang diuji positif mengandung coliform," tutur Platkin.

Baca Juga: Mengulik Asal-usul Tanjakan Gombel, Lokasi Kecelakaan Novelis Nh Dini

Perusahaan penerbangan seperti Delta dan United melaporkan bahwa mereka menggunakan proses desinfeksi ozon berteknologi tinggi, setidaknya setiap tiga bulan untuk membersihkan tangki mereka.

Sementara itu, sebagai tanggapan atas penelitian ini, juru bicara untuk kelompok perdagangan maskapai penerbangan mengatakan bahwa tes yang ketat dan persyaratan manajemen secara rutin tetap dipenuhi. Jadi, penumpang pesawat tidak harus terlalu khawatir akan kabar ini.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini