nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anak Tak Rajin Buang Air Besar? Hati-Hati Mungkin Kena Konstipasi

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 06 Desember 2018 09:52 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 06 481 1987489 anak-tak-rajin-buang-air-besar-hati-hati-mungkin-kena-konstipasi-Z6IR6K4f9s.jpg Ilustrasi. (Foto: Homeveda)

MASALAH sembelit atau konstipasi memang kerap menyerang anak-anak, lantaran banyak anak-anak memasukkan apapun ke mulutnya yang mungkin saja berbahaya. Tapi, tidak sedikit orangtua yang cenderung mengabaikan ketika anaknya tidak buang air besar setiap hari.

Dokter spesialis anak, Dr. dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A (K) menyebut, anak sembelit memang biasanya tidak pucat. Akibatnya, orangtuanya pun tidak terlalu sadar dengan kondisi anaknya tersebut.

"Orangtua tahu anaknya belum buang air besar beberapa hari, tapi kemudian buang air besar. Jadi dianggap masalahnya selesai. Inilah yang membuat sembelit bisa menjadi masalah bertahun-tahun,” jelas dia saat ditemui Okezone.

Mereka pun biasanya baru membawa anaknya ke dokter ketika kondisinya sudah gawat, dan telah terjadi perubahan di usus. Memang, sembelit dalam jangka panjang dapat menyebabkan ukuran di usus bertambah besar.

Baca Juga: Viral Gadis Penjual Jamu Cantik, Keliling Cari Nafkah Usai Pulang Sekolah

“Ketika sembelit, bagian bawah usus menampung kotoran dari sisa pencernaan cukup lama, ini membuat ukurannya bertambah. Jadi ketika kotoran sudah terbuang, anak baru bisa merasakan sakit perut lagi bila bagian tersebut sudah terisi dengan jumlah kotoran yang sama dengan sebelumnya. Anak baru bisa buang air besar beberapa hari kemudian,” jelas dr Ariani.

Dokter Ariani menyebut, setidaknya ada dua tanda seorang anak mengalami sembelit. Pertama, anak tidak buang air besar lebih dari 3 hari. Kedua, mungkin tidak sampai 3 hari, tapi ketika anak buang air besar terasa keras, nyeri, atau bahkan bisa berdarah.

“Waktu penanganan sembelit sama lamanya dengan waktu terjadinya sembelit. Misalkan sembelit sudah 1,5 bulan maka penangannya juga 1,5 bulan untuk memulihkan kondisi sembelit,” tutur dr Ariani.

“Anak sembelit itu problemnya diawali dengan kebiasaan yang kurang bagus. Konsumsi sayur dan buah kurang, tidak cukup minum air, dan tidak terbiasa toilet training sejak kecil. Untuk mencegahnya biasakan anak cukup konsumsi air, makan sayur dan buah, serta memiliki kebiasaan buang air besar setiap hari,” tambah dia.

Baca Juga: Viral Seberapa Miskin Elo di Medsos, Jawaban Netizen Bikin Ngakak!

Dia melanjutkan, waktu paling mudah bagi anak untuk mengeluarkan feses adalah di pagi hari. Dengan begitu, orangtua harus membiasakan anaknya tidak terburu-buru terutama bila sudah bersekolah.

“Harus kasih waktu sehabis sarapan untuk merasakan gerakan usus. Bangun lebih pagi, tidur lebih awal, kalau bisa olahraga sedikit, sarapan, lalu beri waktu untuk buang air selama 15-20 menit,” pungkas dr Ariani.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini